DPP PNA Berkunjung Ke Kanwil Kemenkumham Aceh

  • Whatsapp
Pengurus DPP PNA berjamu ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh (Foto : Humas Kanwil Kemenkumham Aceh).

BANDA ACEH, INFONANGGROE.com – Pengurus DPP PNA berjamu ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, kunjungan tersebut untuk membangun silaturahim dan berkonsultasi dengan Kemenkumham Aceh.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, Meurah Budiman didampingi Kepala Divisi Administrasi, Rakhmat Renaldi, menyambut langsung kedatangan DPP PNA di ruangan kerjanya, Rabu pagi (24/3/2021) di Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh.

Selain itu, turut serta dalam menerima kunjungan tersebut pejabat struktural dari Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkumham Aceh.

“Kemenkumham Aceh sangat terbuka terhadap siapa saja jika ingin berkonsultasi terkait dengan pelayanan hukum dan HAM,” Apresiasi Kakanwil Kemenkumham Aceh atas kunjungan DPP PNA.

Baca juga:
MTP PNA Dukung Pemberhentian Samsul Bahri (Tiyong), Ini Sebabnya

Lanjutnya, Kemenkumham Aceh terbuka untuk semua elemen masyarakat, kita menerima semua aduan terkait dengan permasalahan hukum dan HAM.

Miswar Fuadi, Sekjen DPP PNA mengatakan, tujuan kunjungan untuk membangun silaturahim dan berkonsultasi dengan Kemenkumham Aceh. Apalagi setelah dilakukannya pergantian Kepala Kantor Wilayah dari Heni Yuwono kepada Meurah Budiman.

“Dalam pertemuan ini, saya juga meminta Kemenkumham Aceh untuk memberikan perlindungan hukum kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh dari klaim dan pernyataan sesat yang mengatasnamakan DPP PNA, sebagai upaya menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi penegakan hukum dan nilai demokrasi di Indonesia, dan Aceh pada khususnya,” tegasnya.

Baca juga:
Ketua TIARA Nyatakan Dukungan Terhadap Cawagub dari PNA

Di akhir pertemuan, anggota DPRA dari PNA, Darwati A. Gani menambahkan, dirinya berharap komunikasi antara PNA dan Kemenkumham Aceh dapat terbangun dengan baik. Menurutnya hal tersebut penting dilakukan dengan harapan kolaborasi yang baik nantinya dapat berdampak baik bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam penyelesaian permasalahan hukum dan HAM yang ada di Aceh.

“Hadirnya partai lokal di Aceh diharapkan mampu membawa efek baik terhadap masyarakat Aceh, apalagi kalau bisa berkolaborasi dengan Kemenkumham Aceh,” tutup Darwati.(*)

Rubrik       : Politik
Rubrik         : Jufry Ijup

Pos terkait