Rocky Gerung Soroti MBG ketimbang Kenaikan Gaji Guru, Singgung Otak Anak Menyusut 30 Persen

Rocky Gerung Soroti MBG ketimbang Kenaikan Gaji Guru, Singgung Otak Anak Menyusut 30 Persen
Rocky Gerung (Rachman Haryanto/detikcom)

INFONANGGROE.COM – Polemik penggunaan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memanas. Pernyataan Rocky Gerung yang membandingkan kebutuhan gizi anak dengan kesejahteraan guru menuai kritik tajam dari Mendikbud Kabinet Bayangan, Iman Zanatul Haeri.

Iman menilai pandangan Rocky justru menempatkan tenaga pendidik dalam posisi yang dirugikan demi membela program prioritas pemerintah tersebut.

Bacaan Lainnya

Melalui akun X pribadinya pada Minggu (11/10/2026), Iman menyampaikan kritik terhadap argumen yang digunakan Rocky dalam membahas hubungan antara anggaran MBG dan gaji guru.

“Rocky Gerung menyerang guru demi membela MBG. Dengan menyatakan bahwa gaji guru diambil dari nutrisi anak, sehingga MBG gak masalah mengambil gaji guru,” ucap Iman, dikutip dari fajar.

Iman juga menyoroti kemungkinan ketika guru tidak menerima gaji selama berbulan-bulan. Ia menggunakan perumpamaan keras untuk menggambarkan dampak logika tersebut terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kalau gurunya tidak punya gaji berbulan-bulan? Yang bisa diambil tinggal darahnya aja. Berarti lu ngisep darah guru, Rock,” pungkasnya.

Kritik tersebut muncul setelah Rocky Gerung membahas persoalan alokasi anggaran pendidikan dan pemenuhan gizi anak dalam sebuah siniar di kanal YouTube Bagas Muljadi.

Dalam pembahasannya, Rocky menggambarkan dilema apabila anggaran pendidikan sepenuhnya dialihkan untuk MBG atau sebaliknya, seluruh dana program tersebut dialokasikan bagi guru. Ia menilai kedua kebutuhan itu sama-sama memiliki konsekuensi jika salah satunya diabaikan.

“Kalau misalnya seluruh dana Pendidikan dipindahkan ke MBG, gurunya mati tuh. Begitu pun sebaliknya, seluruh dana MBG dipindahkan untuk guru, gurunya cerdas tapi saat memulai mengajar anaknya bego, karena anaknya gak dapat nutrisi,” ucap Rocky, dikutip Minggu (11/10/2026).

Pernyataan tersebut memperlihatkan perdebatan mengenai prioritas penggunaan anggaran pendidikan, terutama dalam menyeimbangkan pemenuhan gizi peserta didik dengan kesejahteraan guru.

Pos terkait