Dukungan Jokowi untuk Prabowo-Gibran 2 Periode Tak Lagi Disuarakan, Gerindra Pilih Fokus Kerja

Dukungan Jokowi untuk Prabowo-Gibran 2 Periode Tak Lagi Disuarakan, Gerindra Pilih Fokus Kerja
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso.(DPR RI via ABC INDONESIA)

INFONANGGROE.COM – Partai Gerindra belum ingin membicarakan terlalu jauh soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Di tengah perubahan pernyataan Joko Widodo (Jokowi) mengenai dukungan terhadap Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode, partai tersebut memilih memprioritaskan program pemerintahan yang sedang berjalan.

Juru Bicara Gerindra, Sugiat Santoso, menegaskan partainya menghormati sikap politik Jokowi maupun partai lain. Menurutnya, setiap pihak memiliki pilihan politik masing-masing yang perlu dihargai.

Bacaan Lainnya

“Ya, kita sekali lagi, apa pun sikap kawan-kawan lain, apakah Pak Jokowi atau Golkar atau partai-partai lain, prinsipnya apa pun pilihan politik, sikap mereka kita pasti menghormati,” ujar Sugiat, Jumat (9/10/2026), dikutip dari kompas.

Sugiat menjelaskan, Presiden Prabowo berulang kali mengingatkan kader Gerindra dalam rapat internal bahwa agenda pemilihan presiden masih jauh. Karena itu, partainya ingin memastikan program prioritas pemerintah terlaksana dengan baik.

“Memang Pak Prabowo di rapat-rapat internal kami selalu mengatakan bahwa pilpres masih jauh, pemilihan masih jauh. Kita masih fokus untuk menyukseskan program-program prioritas Pak Prabowo,” kata Sugiat.

Ia menilai, pemerintahan Prabowo yang baru berjalan dua tahun masih membutuhkan perhatian dan dukungan agar berbagai program dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena ini terkait dengan bagaimana hajat hidup rakyat, kesejahteraan rakyat, dan lain sebagainya,” pungkas Sugiat.

Sikap Gerindra tersebut muncul setelah Jokowi menyatakan bahwa Pemilu 2029 masih terlalu jauh untuk dibicarakan. Pernyataan itu disampaikan saat ia ditanya mengenai dukungan terhadap Prabowo-Gibran agar kembali maju sebagai pasangan presiden dan wakil presiden.

“Pemilu masih jauh,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).

Jokowi juga meminta semua pihak mengutamakan pekerjaan, baik dalam pemerintahan maupun aktivitas politik, ketimbang terlalu dini membahas kontestasi mendatang.

“Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu. Entah kerja politik, entah kerja pemerintahan. Kerja untuk rakyatlah semuanya,” kata Jokowi.

Pernyataan itu berbeda dari sikap Jokowi sebelumnya yang kerap menyuarakan dukungan agar Prabowo-Gibran melanjutkan kepemimpinan untuk dua periode.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan dirinya bertemu dengan Prabowo di kediaman Presiden di Kertanegara, Jakarta Selatan. Menurut Jokowi, pertemuan tersebut berlangsung atas undangan Prabowo dan membahas sejumlah hal, mulai dari sepak bola, ekonomi, hingga politik.

Pos terkait