Survei Poltracking Ungkap Bidang Ekonomi Jadi Rapor Merah Prabowo-Gibran, 57,8% Publik Tidak Puas

Survei Poltracking Ungkap Bidang Ekonomi Jadi Rapor Merah Prabowo-Gibran, 57,8% Publik Tidak Puas
Foto ilustrasi rapat kabinet. (dok Biro Pers Setpres)

INFONANGGROE.COM – Hasil survei nasional Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih berbeda-beda di setiap bidang. Pendidikan menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi, sedangkan ekonomi justru mencatat angka ketidakpuasan paling besar.

Survei yang dilakukan pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 itu melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Bacaan Lainnya

Pengumpulan data menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, memaparkan hasil survei tersebut melalui kanal YouTube Poltracking pada Senin (19/10/2026). Ia menyebut kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran paling tinggi berada di sektor pendidikan.

“Publik merasa puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Bidang Pendidikan (66,3%), Pertahanan dan Keamanan serta Sosial Budaya (63,7%), Kesehatan (62,1%), Politik dan Stabilitas Nasional (53,6%), Hukum dan Pemberantasan Korupsi (43,1%), serta Bidang Ekonomi adalah yang paling rendah tingkat kepuasannya (36,8%),” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, Senin (19/10/2026), dikutip dari detiknews.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa penilaian masyarakat terhadap pemerintah tidak merata. Sejumlah bidang memperoleh apresiasi di atas 60%, sementara ekonomi dan penegakan hukum masih menghadapi tingkat ketidakpuasan yang lebih tinggi dibandingkan kepuasan.

Berikut rincian hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran di tujuh bidang:

– Pendidikan: 66,3% puas dan 27,6% tidak puas.
– Pertahanan dan keamanan: 63,7% puas dan 25,5% tidak puas.
– Sosial budaya: 63,7% puas dan 22,4% tidak puas.
– Kesehatan: 62,1% puas dan 32,4% tidak puas.
– Politik dan stabilitas nasional: 53,6% puas dan 32,0% tidak puas.
– Hukum dan pemberantasan korupsi: 43,1% puas dan 47,5% tidak puas.
– Ekonomi: 36,8% puas dan 57,8% tidak puas.

Data tersebut menempatkan ekonomi sebagai bidang dengan tingkat kepuasan terendah sekaligus ketidakpuasan tertinggi. Sebanyak 57,8% responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah di sektor ini, sedangkan yang menyatakan puas hanya 36,8%.

Hukum dan pemberantasan korupsi juga menjadi catatan penting. Tingkat ketidakpuasan di bidang tersebut mencapai 47,5%, lebih tinggi daripada tingkat kepuasan yang tercatat sebesar 43,1%.

Sementara itu, pendidikan, pertahanan dan keamanan, sosial budaya, serta kesehatan menjadi bidang yang memperoleh penilaian relatif lebih positif dari masyarakat.

Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai bidang-bidang pemerintahan yang mendapatkan apresiasi publik dan sektor yang masih menghadapi tantangan dalam penilaian masyarakat.

Pos terkait