Terkait Posko PPKM Mikro Tanjong Meunye, Ini Tanggapan Dinas BPMPPKB Aceh Utara

terkait-posko-ppkm-mikro-tanjong-meunye-ini-tanggapan-dinas-bpmppkb-aceh-utara

ACEH UTARA, INFONANGGROE.com – Fahrurrazi Kadis Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana Aceh Utara menanggapi posko PPKM Mikro di desa Tanjong Meunye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara tidak beroperasi.

“Kita akan secepatnya melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap posko di Gampong Tanjong Meunye, dan kami akan minta bantu dengan kepada camat Fadly S.STP, MAP untuk segera ke lapangan guna melihat bagaimana kondisi aslinya dilapangan, serta apa kendala-kendalanya sehingga posko tersebut tidak beroperasi,” terangnya via pesan singkat kepada Infonanggroe.com.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, Jika dilihat dari instruksi Bupati Aceh Utara, No.873/INSTR/2021, Tanggal 15 Juni 2021, agar semua Posko PPKM Mikro yang sudah terbentuk diseluruh Gampong dalam Kabupaten Aceh Utara harus berperan dan berfungsi secara maksimal.

“Kepada para camat yang berada dalam Kabupaten Aceh Utara harus memantau dan melaporkan langsung kepada bapak bupati terhadap kondisi maupun perkembangan pelaksanaan PPKM Mikro tersebut maupun instrumen pendukungnya,” harapnya.

Tambahnya, Kita juga memaklumi karena masih terdapat banyak kekurangan saat pembentukan Posko PPKM Mikro, namun kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dari berbagai kekurangan tersebut.

Secara terpisah, warga Tanjong Meunye yang tidak ingin namanya disebutkan via telpon seluler mengatakan kepada Infonanggroe.com, sangat menyesali atas sikap aparat gampong dalam menangani Covid-19 melalui PPKM Mikro.

“Bukan sedikit anggaran gampong dikeluarkan untuk penanganan covid di tingkat desa, anggarannya itu Rp 67.252.000, tetapi kenyataan fakta dilapangan hanya ada teratak saja, dan tidak ada kegiatan apa-apa layaknya tempat penangan covid-19,” sebutnya.

“Kalau dijawab ada itu hanya sebatas pembenaran saja, agar terlepas dari pertanyaan awak media seperti bapak-bapak ini, ia juga meminta kepada pihak yang berwewenang agar segera mengaudit penggunaan anggaran penanganan Covid-19 tingkat gampong,” tutupnya.

Pos terkait