Waspada Cuaca Buruk di Aceh: Pria 43 Tahun Tewas Diduga Tersambar Petir Saat Beraktivitas di Sawah

Waspada Cuaca Buruk di Aceh: Pria 43 Tahun Tewas Diduga Tersambar Petir Saat Beraktivitas di Sawah
Rumah duka Sofyan tewas disambar petir Warga Desa Cot Dah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (3/9/2026)(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)

INFONANGGROE.COM – Niat hati mencari nafkah di ladang, takdir justru berkata lain. Warga Desa Cot Dah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, digegerkan oleh penemuan jasad Sofyan (43) yang terbujur kaku di tengah persawahan. Kematian tragis pria yang sempat dilaporkan hilang ini sekaligus menjadi alarm peringatan akan bahaya yang mengintai di balik cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Aceh.

Sebelumnya, Sofyan dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Selasa (1/9/2026) sore. Setelah pencarian dilakukan, ia akhirnya ditemukan tak bernyawa dengan posisi telungkup di area sawah tempatnya biasa beraktivitas. Kondisi cuaca saat itu memang tengah memburuk, diwarnai hujan deras yang disertai kilatan petir.

Bacaan Lainnya

“Korban dikira hilang. Lalu dicari, ternyata ditemukan meninggal dunia di area sawah kampungnya. Kami duga korban tewas karena disambar petir,” ungkap Kapolsek Tanah Luas Ipda Marzuki pada Kamis (3/9/2026), dikutip dari Kompas.

Untuk memastikan penyebab kematian, kepolisian segera berkoordinasi dengan tim identifikasi (Inafis) Polres Aceh Utara. Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, petugas menemukan sejumlah tanda pada tubuh korban yang menguatkan dugaan sambaran petir. Meski begitu, pihak keluarga memilih untuk mengikhlaskan kepergian Sofyan dan menolak dilakukan visum maupun otopsi. Warga setempat pun langsung mengevakuasi jenazah ke rumah duka.

Berkaca dari insiden maut ini, pihak kepolisian meminta masyarakat agar lebih waspada. Ipda Marzuki secara khusus mengingatkan warga yang sehari-hari bekerja di sawah atau kebun untuk segera mencari tempat berlindung yang aman apabila hujan dan badai petir mulai turun.

Peringatan ini sejalan dengan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Malikussaleh Aceh Utara, yang telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk hingga 4 September 2026.

“Jika cuaca buruk hindari berada di tempat terbuka atau di bawah pohon. Daerah kita menurut BMKG berpotensi angin kencang disertai hujan deras dan petir,” tutur Ipda Marzuki menegaskan pentingnya kehati-hatian warga di musim penghujan ini.

Pos terkait