Pengemudi Agya Berseragam ASN Terobos Jalan Cor Basah, Plt Bupati Pekalongan Minta Introspeksi

Pengemudi Agya Berseragam ASN Terobos Jalan Cor Basah, Plt Bupati Pekalongan Minta Introspeksi
Pengemudi Agya terobos jalan cor basah. Foto: Tangkapan Layar Video Viral

INFONANGGROE.COM – Aksi pengemudi Toyota Agya berseragam ASN menerobos jalan yang baru saja dicor menjadi sorotan. Tak hanya mengabaikan pembatas, tindakannya juga diikuti sejumlah pengendara motor yang berada di belakangnya.

Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah akun TikTok Risefromthedead_. Dalam rekaman terlihat mobil Toyota Agya bernomor polisi G 1601 WC melaju melewati jalan cor yang masih basah.

Bacaan Lainnya

Padahal, di sisi jalan telah dipasang pembatas sebagai tanda kendaraan dilarang melintas. Pengemudi Agya tersebut bahkan terlihat memindahkan pembatas sebelum kemudian melanjutkan perjalanan.

Di sisi kiri, sejumlah kendaraan tampak mengantre dan bergantian melintas. Setelah Agya menerobos, beberapa pengendara motor ikut melakukan hal serupa. Ada pula pemotor yang sebelumnya mengantre kemudian memilih berpindah ke jalur cor yang masih basah.

Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan pihaknya sedang mengecek informasi mengenai video yang viral tersebut. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, pengemudi Agya itu disebut merupakan ASN di Kota Pekalongan.

Sukirman berharap pengemudi tersebut dapat menyadari kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Ia juga berharap kejadian tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Pekalongan.

“Saya berharap yang bersangkutan untuk introspeksi, lalu kemudian boleh dikatakan meminta maaf kepada masyarakat, dan semoga saja ini mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Pekalongan,” ujarnya, dikutip dari detikjateng.

Ia turut menyayangkan tindakan tersebut karena jalan yang baru dicor berpotensi mengalami kerusakan. Sukirman memastikan kerusakan yang ditimbulkan akan diperbaiki kembali.

“Ya iyalah, pasti itu diperbaiki lagi,” tegasnya.

Sukirman juga mengingatkan masyarakat agar bersabar selama pekerjaan perbaikan infrastruktur berlangsung. Menurutnya, proses pengerjaan jalan memang dapat menyebabkan kepadatan lalu lintas, khususnya ketika memasuki jam sibuk.

Selain berpotensi merusak permukaan jalan, melintasi cor yang masih basah juga dapat berdampak pada kendaraan. Adukan semen yang menempel dapat mengganggu keseimbangan roda serta berisiko merusak komponen berbahan karet apabila dibiarkan terlalu lama.

Pos terkait