INFONANGGROE.COM – Misteri kematian MY, relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai, Kota Bengkulu, perlahan terungkap. Polisi mengamankan seorang pria berinisial RPP (25) yang diduga terlibat dalam kematian korban.
RPP diketahui merupakan rekan kerja MY. Dalam perkara tersebut, polisi mengungkap korban tidak hanya dibunuh, tetapi juga diperkosa sebelum jasadnya dibuang ke sungai.
Berdasarkan keterangan polisi, pelaku diduga telah menunggu korban di lokasi yang biasa dilalui korban. Dari situlah aksi tersebut bermula. Rahmat menjelaskan, pelaku kemudian meminta korban mengantarnya dengan alasan sepeda motornya mengalami kerusakan.
“Pelaku ini telah menunggu korban di pinggir jalan yang biasa dilewati korban, saat itulah pelaku meminta korban mengantarnya ke rumah karena sepeda motor pelaku rusak, lalu meminta korban mengantarnya kembali ke tempat kerja,” kata Rahmat, Kamis (17/9/2026) dikutip dari detiksumbagsel.
Dalam perjalanan, korban disebut mengalami kecelakaan hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban sebelum akhirnya membuang jasadnya ke sungai.
“Setelah jatuh korban tidak sadar dan tergeletak di pinggir jalan. Saat itulah, korban diperkosa pelaku. Usai diperkosa, korban diangkat dan diceburkan ke sungai,” jelas Rahmat.
Polisi menilai perkara tersebut bukan merupakan tindak kejahatan yang terjadi secara spontan. Penyidik menyebut adanya unsur perencanaan karena pelaku diduga sengaja menunggu korban melintas dan telah memiliki niat jahat sebelumnya.
Atas perkara tersebut, polisi menetapkan RPP sebagai tersangka dan menjeratnya dengan pasal pembunuhan berencana.
“Ini kasus berencana karena pelaku sengaja menunggu korban melintas dan telah memiliki niat jahat ke korban, pelaku kita jerat dengan pasal pembunuhan berencana, dan pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” papar Rahmat.






