GAYO LUES, INFONANGGROE.COM — Upaya menjaga layanan kesehatan tetap berjalan di wilayah pedalaman Aceh terus dilakukan Relawan Aceh Tangguh. Pada Kamis (25/12/2025) tengah malam, satu unit perangkat internet satelit Starlink berhasil diantarkan untuk mendukung Relawan Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang bertugas di Tripe Jaya, Desa Rerebe, Kabupaten Gayo Lues, wilayah dengan akses sulit dan medan ekstrem.
Perangkat Starlink tersebut diserahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Rerebe, yang mewakili Relawan Nakes Kemenkes di lokasi, oleh Adi Khaeri dan Jia, Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Aceh, yang merupakan bagian dari Relawan Aceh Tangguh.
Koordinator Relawan TIK Aceh Fakrullah Maulana, menyampaikan bahwa penguatan akses komunikasi menjadi kebutuhan mendesak bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil. “Dengan akses komunikasi darurat menggunakan Starlink, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak di Gayo Lues bisa tetap terjaga ,” ujar Fakrullah saat ditemui di Posko Relawan Aceh Tangguh di Tanjung Gelumpang, Aceh Tamiang.
Medan Ekstrem “Negeri Seribu Bukit”
Kabupaten Gayo Lues merupakan wilayah pedalaman Aceh yang berada di kawasan pegunungan dan dikenal sebagai bagian dari “Negeri Seribu Bukit”. Secara geografis, daerah ini memang memiliki keterbatasan akses transportasi dan jaringan komunikasi, bahkan dalam kondisi normal.
Situasi semakin berat pasca hujan lebat yang melanda Aceh dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah laporan resmi mencatat bahwa akses jalan menuju wilayah Gayo, termasuk Gayo Lues, mengalami longsor, badan jalan amblas, dan kerusakan parah di sejumlah titik, sehingga mobilitas warga, tenaga kesehatan, dan distribusi logistik kerap terganggu.
Perjalanan tim Relawan Aceh Tangguh menuju lokasi penyaluran Starlink di Tripe Jaya harus melalui medan yang sangat menantang, mengharuska mereka harus menghabiskan waktu sekitar dua hari perjalanan. Hujan deras yang kerap turun tiba-tiba, jalur licin dan berlumpur, serta terdapat beberapa titik longsor aktif di rute yang dilalui. Mereka sesekali beristirahat di tempat seadanya di kegelapan malam, karena sempat kehabisan baterai untuk senter yang digunakan.
Meski demikian, proses penyerahan Starlink tetap berjalan tuntas. Dokumentasi berita acara dilakukan menggunakan perangkat milik salah satu petugas dari Kementerian Kesehatan yang turut mendampingi, bersama Kapus Rerebe sebagai perwakilan Relawan Nakes Kemenkes.
Pengantaran Starlink ini juga merupakan komitmen relawan bantu relawan, di tengah kondisi kebencanaan dan kedaruratan. Sebelumnya, Relawan Aceh Tangguh telah memperkuat komunikasi darurat di dua pelayanan kesehatan (yankes) lainnya, yaitu di RSUD Aceh Tamiang dan di RSUD Datu Beru – Takengon. Unit Starlink yang diantarkan tersebut adalah donasi dari SpaceX melalui Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Untuk informasi Relawan Aceh Tangguh di https://s.id/acehtangguh dan donasi bantuan, dapat menghubungi: Yulfan: +62 811-6883-917 dan Maulana: +62 821-6167-7331. (Donny Utoyo/Tim Relawan Aceh Tangguh)
#RelawanAcehTangguh #AcehTangguh #BeudohMeusaboh #BangkitBersama







