BANDA ACEH, INFONANGGROE.COM – Meski aliran listrik mulai masuk ke wilayah Kemukiman Wih Dusun Jamat sejak 23 Februari 2026, puluhan rumah penyintas banjir bandang di Kampung Kute Reje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, masih belum bisa menikmati penerangan di hunian darurat maupun hunian sementara mereka.
Hal ini terjadi karena pihak terkait belum memasang aliran listrik di tempat tinggal warga, yang kondisinya saat ini masih serba terbatas.
Menurut keterangan salah satu kepala dusun di Kampung Kute Reje, Saifun, seluruh hunian warga saat ini belum memiliki meteran listrik, sehingga ketergantungan pada genset menjadi satu-satunya pilihan meski membebani ekonomi warga yang baru saja kehilangan harta benda.
“Kami mengumpulkan uang dari warga, per rumah itu Rp5.000 saja. Dana ini murni swadaya masyarakat, tidak menggunakan dana desa, hanya untuk beli BBM genset agar malam ada lampu,” ujar Saifun saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).
Ia mengungkapkan bahwa warga sepakat melakukan swadaya. Dana tersebut murni dikumpulkan dari warga dan tidak menggunakan dana desa, hanya agar mesin genset bisa terus beroperasi karena seluruh hunian di sana memang belum memiliki meteran listrik.
Kampung Kute Reje hilang disapu banjir bandang pada 26 November 2025. Rumah warga rata dengan tanah dan sebagian tidak tersisa.Rumah di sana umumnya berkonstruksi kayu. Banjir yang membawa kayu gelondongan ikut menghanyutkan tempat tinggal warga.
Kampung itu kini hanya menyisakan puing-puing rumah yang hancur. Saat ini 87 Kepala Keluarga (KK) di Desa Kute Reje akan direlokasi ke Kampung Delung Sekinel.
Keadaan Kampung Kute Reje pasca relokasi masih memprihatinkan. Warga sangat berharap pemerintah maupun pihak PLN segera melakukan langkah percepatan pemasangan meteran listrik di hunian-hunian sementara mereka.

Selain untuk meringankan beban ekonomi warga yang harus membeli BBM harian, ketersediaan listrik permanen sangat dibutuhkan agar jaringan komunikasi kembali normal dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat yang terdampak bencana bisa segera pulih. (Arfan)






