ACEH TAMIANG, INFONANGGROE.COM — Di tengah upaya bangkit pascabanjir yang masih menyisakan lumpur dan keterbatasan, secercah harapan hadir bagi dunia pendidikan di Aceh Tamiang. Relawan Aceh Tangguh menyalurkan bantuan berupa alat pendidikan dan kebutuhan pokok kepada guru serta wali murid MTsN 1 Aceh Tamiang, Kecamatan Manyak Panyed. Bantuan tersebut meliputi laptop, printer, tas sekolah, alat tulis, mesin penyemprot air, serta sembako.
Bagi para guru dan siswa, bantuan ini bukan sekadar barang, tetapi juga pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit setelah bencana. Sekolah yang menjadi ruang tumbuh generasi masa depan itu perlahan kembali mendapatkan perhatian.
Bantuan ini berasal dari warga Anhui, China, yang disalurkan melalui Relawan Aceh Tangguh, serta donasi dari sejumlah pihak lain, seperti Forum Mahasiswa Aceh Dunia (FORMAD) dan JNE Peduli. Dukungan lintas negara dan lintas komunitas ini menjadi simbol solidaritas kemanusiaan yang melampaui batas geografis.

Koordinator Relawan Aceh Tangguh, Yulfan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen timnya dalam menjaga semangat para siswa MTsN 1 Aceh Tamiang agar dapat kembali melanjutkan kegiatan belajar pascabencana. Menurutnya, pendidikan harus tetap berjalan meski dalam situasi darurat, karena di sanalah harapan jangka panjang masyarakat disemai.
Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut turut dihadiri Ketua FORMAD, Hafiz Makruf Akbar. Dalam kesempatan itu, Yulfan juga mengharapkan perhatian dari berbagai pihak untuk membantu proses pembersihan lingkungan sekolah, mengingat sebagian besar area sekolah masih terendam lumpur. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas belajar mengajar jika tidak segera ditangani bersama.
“Saat ini kami juga tengah mengupayakan bantuan seragam sekolah. Oleh karena itu, Relawan Aceh Tangguh membuka donasi dari berbagai pihak guna membantu penyediaan seragam bagi 437 siswa MTsN 1 Aceh Tamiang,” ujarnya, Kamis (25/12/2025). Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan semangat dan harapan siswa untuk segera kembali menuntut ilmu di sekolah kesayangan mereka.
Sementara itu, Kepala Sekolah MTsN 1 Aceh Tamiang, Mirza Efendi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyediaan alat pendidikan serta bantuan pendukung lainnya. Ia menyebut dukungan tersebut sangat berarti di tengah keterbatasan yang masih dirasakan pascabencana.
“Pasca bencana banjir, ini merupakan bantuan pertama yang kami terima. Terima kasih secara khusus kepada Relawan Aceh Tangguh dan masyarakat Anhui, China,” katanya. Ia berharap kepedulian ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru dan siswa untuk kembali bangkit dan menata masa depan melalui pendidikan.
Untuk informasi Relawan Aceh Tangguh di https://s.id/acehtangguh dan donasi bantuan, dapat menghubungi: Yulfan: +62 811-6883-917 dan Maulana: +62 821-6167-7331. (Donny Utoyo/Tim Relawan Aceh Tangguh)
#RelawanAcehTangguh #AcehTangguh #BeudohMeusaboh #BangkitBersama







