BANDA ACEH, INFONANGGROE.COM – Banjir yang melanda Aceh Tamiang tidak hanya memaksa warga menyelamatkan diri, tetapi juga menguji relasi paling sederhana antara manusia dan makhluk hidup lain di sekitarnya. Di sejumlah lokasi pengungsian, kucing-kucing yang selamat dari terjangan air ikut berpindah bersama warga, menjadi bagian dari keseharian darurat yang serba terbatas.
Dalam situasi itu, mi instan yang sejatinya menjadi pakan darurat manusia berubah fungsi. Reza Gunawan, anggota Tim Relawan Aceh Tangguh, menemukan ibu-ibu dan anak-anak pengungsi terpaksa memberi mi instan kepada kucing-kucing yang berkeliaran di sekitar posko dan permukiman terdampak. Bukan karena ketidaktahuan, melainkan karena tidak tersedia makanan khusus hewan di tengah kondisi bencana.
Kucing-kucing tersebut bukan sekadar hewan liar yang lalu-lalang. Sebagian ikut diselamatkan saat air naik, sebagian lain menjadi teman bermain anak-anak di pengungsian. Relasi sederhana itu tumbuh di tengah keterbatasan, memperlihatkan bahwa empati tidak selalu hadir dalam bentuk besar, melainkan melalui kepedulian kecil yang dilakukan semampunya.
Keprihatinan atas kondisi itu mendorong Reza menghubungi Cat Lovers Banda Aceh. Komunitas pecinta kucing tersebut kemudian menyalurkan amanah para donatur berupa bantuan pakan bagi kucing-kucing di Kabupaten Aceh Tamiang, baik kucing jalanan maupun kucing yang dirawat oleh para feeder dan pecinta kucing setempat.
Penyaluran bantuan difokuskan pada titik-titik yang mengalami keterbatasan akses pakan serta kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak banjir bandang 26 November 2025. Melalui jejaring relawan, bantuan diupayakan menjangkau kawasan-kawasan tempat kucing bertahan hidup di sekitar permukiman dan pengungsian.
Di Desa Tanjung Geulumpang, kondisi kucing-kucing pascabanjir masih memprihatinkan. Minimnya makanan membuat hewan-hewan itu bergantung pada kepedulian warga sekitar. Kehadiran bantuan pakan menjadi upaya sederhana untuk menjaga keberlanjutan hidup mereka di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih.
Bantuan yang disalurkan berupa 10 kotak pakan kering kucing dengan takaran masing-masing 1,5 ons serta dua kotak makanan basah untuk anak kucing. Bantuan ini tidak hanya dimaknai sebagai distribusi logistik, tetapi sebagai bagian dari upaya merawat kehidupan bersama di wilayah terdampak bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan di Posko Relawan Aceh Tangguh, Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Jumat (19/12/2025). Menurut pengurus Cat Lovers Banda Aceh, kegiatan ini menjadi komitmen komunitas dalam menjaga kesejahteraan hewan sekaligus memperkuat kolaborasi antarpencinta hewan di Aceh.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya. Bantuan ini bukan hanya soal pakan, tetapi juga tentang harapan dan keberlangsungan hidup makhluk hidup yang tidak bersuara,” ujar dr. Natalina, perwakilan Cat Lovers Banda Aceh.
Cat Lovers Banda Aceh berharap kepedulian terhadap hewan dapat terus tumbuh sebagai bagian dari nilai kemanusiaan, terutama dalam situasi bencana, ketika relasi manusia dan makhluk hidup lain diuji oleh keterbatasan.
Untuk informasi Relawan Aceh Tangguh di https://s.id/acehtangguh dan donasi bantuan, dapat menghubungi: Yulfan: +62 811-6883-917 dan Maulana: +62 821-6167-7331.
#RelawanAcehTangguh #AcehTangguh #BeudohMeusaboh #BangkitBersama






