Bayi Malang Itu Kini Dalam Asuhan UPTD Ayeum Mata Dinsos Aceh Timur, Siapa Yang Akan Menjadi COTA

  • Whatsapp

Aceh Timur, INFONANGGROE.com – Mendengar kabar ada anak bayi jenis kelamin perempuan yang diduga dibuang oleh ibunya di salah satu lokasi didepan masjid Desa Paya Demam Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur pada pada (15 Juni 2020 ) sekitar pukul 06.00.Wib yang ditemukan oleh salah seorang perempuan bernama fatmawati dan Muhammad dilokasi depan mesjid Paya Demam Sa dan berinisiatif pula menyerahkan ke pihak Puskesmas Matang Pudeng Kecamatan Pante Bidari untuk perawatan.

Tidak lama kemudian, pihak Dinsos Aceh Timur berangkat kelokasi dimana bayi dititipkan, tim Dinsos yang dipimpin oleh Wadi Fatimah, SH, dan staf dinas, atas nama Kadis Sosial Aceh Timur, kehadiran pihak Dinsos disambut pihak puskesmas dan pihak Polsek Pante Bidari pun sudah ada di tempat berkat koordinasi yang baik.

Menurut Keterangan Wadi Fatimah, yang juga Kepala UPTD Ayeum Mata Dinsos Aceh Timur, Pada Media, setibanya di lokasi Puskesmas langsung ada Dua warga yang memohon untuk menjadi calon orang tua asuh (COTA), namun tidak sertamerta kami berikan karena semua itu harus di tangani sesuai dengan aturan yang berlaku dan menunggu sampai batas yang telah ditentukan nantinya, ” Teganya seorang Ibu Nelantarkan Bayi, entah apa yang telah merasukinya”, Kata Widi Fatimah.

Widi Fatimah juga menjelaskan, sesuai dengan PP No 54 tahun 2007 pasal 1 angka 2 disebutkan bahwa. Adopsi adalah suatu perbuatan hukum yang mengalihkan seorang anak dari lingkungan keluarga / wali yg sah atau orang lain yang bertanggung jawab atas perhatian, pendidikan dan membesarkan anak tersebut.

sebelum masuk ke ranah adopsi awal mulanya pihak Dinas sosial harus melakukan verifikasi terhadap berkas permohonan yang diajukan oleh cota sampai batas tiga hari , hal ini dilakukan kemungkinan ada pihak keluarga si bayi yang bisa membuktikan dan mengambil alih kembali bayi tersebut. oleh karena nya harus ditunggu sampai Tiga hari”, Ujarnya.

Untuk sementara bayi tersebut ditangani oleh pihak puskesmas Pante Bidari selama Tiga hari untuk dilakukan cek kesehatan sambil menunggu permohonan permohonan cota (calon orang tua asuh) yang berkeinginan untuk mengadopsi bayi tersebut”, Jelasnya.

Dikatakan, Hasil verifikasi berkas di diumumkan sesuai kualifikasi cota yang lebih berhak menjadi cota , salah satu syarat yang utama adalah cota yang paling sedikit Lima tahun setelah menikah belum mendapatkan keturunan, dan ada hal hal lain yang harus di pertimbangkan, ini pun masih dalam tahap pengasuhan sementara sampai Enam Bulan sehingga bisa kita buktikan cota ini sudah layak untuk melakukan adopsi terhadap anak tersebut “, Sebutnya. (Yahdien dan TB)

Rubrik       : Sosial
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait