INFONANGGROE.COM – Nabil Haq, balita asal Kampung Arul Pertik, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, tengah berjuang melawan kelainan jantung yang disertai gangguan paru-paru. Di tengah kebutuhan penanganan medis lanjutan, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi kendala bagi Nabil untuk mendapatkan pengobatan di Jakarta.
Sebelum direncanakan menjalani perawatan lanjutan di luar Aceh, Nabil telah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Datu Beru Takengon. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan di RSUDZA, Nabil direkomendasikan mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit di Jakarta. Namun, rencana tersebut menghadapi kendala karena kondisi keuangan keluarga yang belum memadai.
Kedua orang tuanya, Saifuddin Zuhri dan Nur Asiah, merupakan keluarga petani yang memiliki keterbatasan ekonomi. Mereka harus mempertimbangkan biaya perjalanan, tempat tinggal sementara, serta kebutuhan sehari-hari selama mendampingi putra mereka menjalani pengobatan di luar daerah.
Saifuddin mengungkapkan beratnya kondisi yang dihadapi keluarga jika harus membawa Nabil berobat ke ibu kota. Ia menyampaikan hal tersebut melalui gawainya pada Kamis (15/10/2026).
” Kalau dirujuk ke Jakarta kemungkinan tidak sanggup, biaya hidup di Aceh Tengah saja sudah sulit apalagi di Jakarta”. ujar Saifuddin Kamis, (15/10/2026) via Gawainya, dikutip dari lintasgayo.
Perjuangan Nabil menghadapi persoalan kesehatan telah dimulai sejak ia lahir. Kelahirannya berlangsung setelah wilayah tempat tinggalnya dilanda bencana hidrometeorologi. Sejak saat itu, ia harus menghadapi masalah kesehatan serius yang membutuhkan perhatian dan penanganan medis.
Kondisi yang dialami Nabil menjadi perhatian karena penanganan lanjutan diperlukan sesuai rekomendasi tim medis. Sementara itu, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan di luar daerah.
Dukungan dan perhatian dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga serta membuka peluang bagi Nabil untuk memperoleh perawatan yang dibutuhkan.
Keluarga berharap Nabil dapat menjalani pengobatan lanjutan sesuai arahan tim medis sehingga memiliki kesempatan untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal.





