Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Mulai 9 September

Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Mulai 9 September

INFONANGGROE.COM – Pengguna jalan bebas hambatan di Aceh harus bersiap mencari rute alternatif. Akses Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 yang menghubungkan Padang Tiji hingga Seulimeum dipastikan tutup sementara mulai 9 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 11 September 2026 pukul 07.00 WIB.

Penghentian arus lalu lintas ini dilakukan demi memuluskan pelaksanaan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Proses pengujian tersebut menjadi tahapan krusial untuk memastikan infrastruktur jalan tol siap dan aman sebelum beroperasi secara penuh.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari Dishub Aceh, instruksi penutupan ini tertuang dalam surat persetujuan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum tertanggal 7 September 2026 yang ditujukan kepada PT Hutama Karya (Persero).

“Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) pada tanggal 9-10 September 2026, PT Hutama Karya (Persero) agar melakukan penutupan sementara pengoperasian fungsional guna mendukung kelancaran pelaksanaan ULFO tersebut,” tulis Kepala BPJT Ni Komang Rasminiati dalam suratnya.

Menurut BPJT, pihak pengelola tol diwajibkan untuk terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Hutama Karya juga diminta proaktif berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, aparat kepolisian, serta berbagai instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan selama masa penutupan.

Secara teknis, tim penguji akan turun langsung melakukan peninjauan lapangan pada 9 September 2026. Agenda evaluasi ini dapat diperpanjang hingga 10 September apabila tim masih membutuhkan waktu tambahan, termasuk untuk merampungkan draf berita acara.

Begitu seluruh rangkaian ULFO dinyatakan tuntas, ruas Padang Tiji-Seulimeum akan kembali dibuka untuk umum. Pengoperasian fungsional lanjutan ini dipastikan tetap mengedepankan prinsip keselamatan berlalu lintas di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian setempat.

Sebagai informasi, ruas jalan tol ini sebenarnya telah melayani mobilitas masyarakat secara fungsional sejak 24 Desember 2025. Selama pengoperasian tersebut, arus kendaraan berjalan secara berdampingan dengan proses penyelesaian sejumlah pekerjaan konstruksi yang masih berlanjut di lapangan.

Pos terkait