Tiga Gajah Muncul di Aceh Tengah, Satu Ekor Mengamuk Kejar Warga yang Berada di Kebun

Tiga Gajah Muncul di Aceh Tengah, Satu Ekor Mengamuk Kejar Warga yang Berada di Kebun
Foto: Ilustrasi gajah. (Getty Images/iStockphoto/Teuku Boyhaqie)

INFONANGGROE.COM – Jantung terasa mau copot ketika seekor gajah bertubuh raksasa yang tengah terdiam tiba-tiba berbalik arah dan mengejar dengan agresif. Momen menegangkan inilah yang dialami oleh Hendri, seorang warga yang tengah berada di kawasan perkebunan Desa Buter, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu (30/8).

Kejadian memacu adrenalin tersebut terekam dalam sebuah video yang kini viral di media sosial. Dalam rekaman itu, Hendri tampak berlari sekuat tenaga diiringi teriakan histeris dari beberapa rekannya yang menyuruhnya segera menyelamatkan diri. Beruntung, insiden mendebarkan tersebut tidak memakan korban jiwa, dan Hendri berhasil lolos dari amukan satwa berbelalai panjang itu.

Bacaan Lainnya

Kemunculan mamalia besar ini sontak mengejutkan warga setempat, mengingat kawasan tersebut sudah lama tidak pernah disinggahi oleh satwa dilindungi tersebut.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Ujang Wisnu Barata, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan pantauan tim di lapangan, terdapat tiga ekor gajah liar yang saat ini berada di sekitar lokasi.

“Gajahnya tiga ekor, yang 1 ekor berdasarkan analisis awal kemungkinan gajah jantan remaja dispersal yang sedang merunut jalur jelajah sehingga menimbulkan kepanikan ketika terlalu dekat dengan aktivitas masyarakat,” jelas Ujang, dikutip dari detikSumut, Senin (31/8/2026).

Menindaklanjuti insiden ini agar tidak memicu konflik satwa yang lebih fatal, pihak BKSDA bergerak cepat. Ujang menegaskan bahwa timnya saat ini tengah berkoordinasi secara intensif dengan aparat desa setempat beserta para mitra konservasi.

Langkah pengamanan berlapis segera dikerahkan ke lokasi kejadian. “Kami juga akan menurunkan tim ke lokasi untuk penjagaan dan penggiringan,” pungkasnya. Upaya penggiringan ini diharapkan dapat membawa kawanan gajah kembali ke habitat aslinya demi menjamin keselamatan warga sekaligus melindungi kelestarian satwa tersebut.

Pos terkait