Pesantren Modern Al-Falah Gelar Apel Tahunan, Kepala BNN Aceh: Pesantren Tempat Menempa Karakter dan Benteng Pencegahan Narkoba

Aceh Besar, INFONANGGROE.com — Pondok Pesantren Modern Al-Falah Abu Lam U, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, menggelar Apel Tahunan sebagai penanda dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy itu dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedi Tabrani, S.I.K., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Apel tahunan merupakan tradisi pembukaan tahun ajaran baru di lingkungan pesantren. Melalui kegiatan tersebut, para santri baru diperkenalkan dengan nilai-nilai dasar, visi, falsafah, serta budaya disiplin yang menjadi karakter pendidikan di Pondok Pesantren Modern Al-Falah.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Dedi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pesantren Modern Al-Falah yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui pendidikan agama, ilmu pengetahuan, pembentukan akhlak, dan kedisiplinan.

“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat menempa karakter, membentuk kepemimpinan, serta melahirkan generasi yang berintegritas dan berakhlakul karimah,” kata Dedi di hadapan ratusan santri dan dewan guru.

Ia mengajak para santri memanfaatkan masa belajar di pesantren sebagai awal perjalanan membangun masa depan. Menurutnya, keberhasilan seseorang ditentukan oleh kesungguhan dalam menuntut ilmu serta kemampuan menjaga nilai-nilai moral di tengah berbagai tantangan zaman.

Dedi juga mengingatkan bahwa Aceh memiliki warisan sejarah sebagai Serambi Mekkah yang telah melahirkan banyak ulama, pejuang, cendekiawan, dan tokoh bangsa. Warisan tersebut, menurut dia, menjadi amanah yang harus dijaga oleh generasi muda melalui pendidikan dan akhlak yang kuat.

Di sisi lain, Dedi menyoroti ancaman penyalahgunaan narkotika yang kini tidak lagi hanya terjadi di kawasan perkotaan. Perkembangan teknologi informasi, perubahan pola pergaulan, serta meningkatnya kejahatan transnasional, kata dia, menjadi tantangan serius bagi generasi muda, termasuk di wilayah pedesaan.

Ia mengutip hasil Survei Nasional BNN, BRIN, dan BPS Tahun 2025 yang menunjukkan adanya peningkatan tren penyalahgunaan narkoba di kawasan pedesaan. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi BNN memperkuat program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) di berbagai daerah.

Karena itu, Dedi menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan, pembinaan karakter, peningkatan disiplin, serta komunikasi yang terbuka antara santri dan para pengasuh. Edukasi mengenai bahaya narkoba, menurutnya, harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, pemerintah, BNN, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Harapan saya, Pesantren Modern Al-Falah dapat menjadi pilot project Pesantren Bersinar (Bersih Narkoba) melalui berbagai program sosialisasi, edukasi, dan rehabilitasi berbasis pesantren,” ujarnya.

Pimpinan Pesantren Modern Al Falah Abu Lam U menyerahkah Cindra Mata Kepada Kepala BNN Aceh Usai Memimpin Apel

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Modern Al-Falah Abu Lam U, Ustaz Muhammad Fajri, S.Pd.I., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kepala BNNP Aceh yang memberikan motivasi sekaligus pembekalan kepada para santri pada awal tahun ajaran baru.

Menurut Fajri, kolaborasi antara lembaga pendidikan pesantren dan BNN menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga memiliki ketahanan moral terhadap penyalahgunaan narkoba.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga pesantren mampu menjadi lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berintegritas.

Apel Tahunan Pekan Ta’aruf Khutbatul ‘Arsy juga menjadi momentum menanamkan nilai disiplin, adab, kecintaan kepada tanah air, serta memperkuat komitmen seluruh warga pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Dengan semangat itu, Pesantren Modern Al-Falah Abu Lam U optimistis terus melahirkan generasi muslim yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, serta siap memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.

Pos terkait