ACEH BESAR, INFONANGGROE.COM – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X Mukim Lampuuk resmi dibuka oleh Imum Mukim Lampuuk pada tanggal 1 Maret 2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Suasana pembukaan berlangsung religius, memadukan syiar Al-Qur’an dengan semangat persatuan masyarakat Lampuuk.
Kegiatan tahunan ini menampilkan 10 mata lomba, yaitu tilawah, adzan, tartil, doa harian, hafalan surat pendek, syarhil Qur’an, dakwah cilik, khutbah Jumat, likee Aceh, dan cerdas cermat agama. Perlombaan yang diikuti oleh lima gampong dalam wilayah Mukim Lampuuk ini mengusung tema “Membangun Insan Qur’ani yang Cerdas dan Berintegritas demi Terwujudnya Lampuuk yang Berwawasan dan Berintegritas.”
Selain memperebutkan juara di setiap cabang lomba, MTQ X 2026 juga memperlombakan Piala Bergilir Mukim Lampuuk yang pada tahun sebelumnya berhasil direbut oleh Gampong Meunasah Mesjid Lampuuk. Hal ini menambah semangat kompetisi antar-gampong untuk menampilkan peserta terbaiknya.
Ketua Panitia yang diwakili oleh Ketua Seksi Acara, Farid Gibran, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi ruang untuk berkompetisi secara sehat dan mengasah prestasi generasi muda Lampuuk agar tumbuh sebagai insan Qur’ani yang cerdas dan berakhlak.
Imum Mukim Lampuuk, Muntaran Abdullah, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan generasi muda yang telah berkontribusi menyukseskan agenda tahunan ini. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan di Lampuuk, khususnya MTQ, harus menjadi momentum pembentukan karakter generasi yang islami serta wadah memperkuat kekompakan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian pembukaan, Fajar, Faiz Nuzula, Ajjul, dan Diki membacakan Hikayat Sri Musim yang digubah dalam bentuk likee Aceh. Hikayat tersebut mengekspresikan adat, pantangan, serta nilai-nilai luhur yang hidup dalam masyarakat Lampuuk, menghadirkan pesan bahwa syiar Al-Qur’an dan nilai budaya berjalan seiring dalam membangun peradaban mukim. **






