BANDA ACEH, INFONANGGROE.COM – Dukungan terhadap percepatan penetapan Hutan Adat Mukim Lampuuk, Aceh Besar, kembali mendapat perhatian setelah Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengunggah momen kunjungannya ke Lampuuk.
Dalam unggahan di akun Instagram @siar.nezar, Nezar menyoroti tradisi adat Srimusim sekaligus menyebut adanya amanah dari tokoh adat Imeum Mukim dan para keuchik berupa dokumen sejarah serta data dukung Hutan Adat Lampuuk.
Dokumen tersebut, kata Nezar dalam unggahannya, telah diteruskan kepada Kementerian Kehutanan di Jakarta untuk mendorong percepatan penetapan status hukum Hutan Adat Lampuuk.

Merespons unggahan tersebut, Komunitas Tikar Pandan melalui Yulfan menyampaikan apresiasi kepada Nezar Patria atas dukungannya dalam meneruskan data dukung penetapan Hutan Adat Mukim Lampuuk kepada Wakil Menteri Kehutanan.
Yulfan menegaskan, bagi masyarakat Lampuuk, perjuangan penetapan hutan adat bukan semata-mata berkaitan dengan perubahan status atau fungsi kawasan hutan.
“Bagi masyarakat Lampuuk, hutan adat ini tidak sekadar perubahan status dan fungsi kawasan hutan, tetapi hutan adat juga menyangkut martabat masyarakat Lampuuk,” ujarnya.
Karena itu, Yulfan berharap dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, untuk mempercepat proses penetapan Hutan Adat Mukim Lampuuk.
“Kami juga berterima kasih atas dukungan dari Pemkab Aceh Besar dan Pemerintah Aceh dalam proses selama ini,” katanya.

Sementara itu, Keuchik sekaligus tokoh masyarakat Lampuuk, Tarmizi Abdullah, berharap perhatian pemerintah pusat dapat mendorong proses penetapan hutan adat tersebut berjalan lebih cepat.
“Kami, masyarakat Lampuuk, juga mengharapkan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kehutanan, berkenan untuk datang ke Lampuuk untuk melihat hutan adat yang sudah kami jaga selama berabad-abad,” ujar Tarmizi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sekolah Adat Srimusim Lampuuk yang telah memprakarsai kunjungan Nezar dalam kegiatan Dialog Kebudayaan di Lampuuk.
“Saya mewakili masyarakat Lampuuk berterima kasih kepada Sekolah Adat Srimusim Lampuuk yang telah memprakarsai kunjungan Wamen dalam kegiatan Dialog Kebudayaan di Lampuuk,” tutupnya.






