Relawan Aceh Tangguh Berpamitan dan Berterimakasih Kepada Warga Tanjung Geulumpang

Relawan Aceh Tangguh Berpamitan dan Berterimakasih Kepada Warga Tanjung Geulumpang

ACEH TAMIANG, INFONANGGROE.COM – Saat gelaran kegiatan nonton bareng (nobar) bagi warga Desa Tanjung Geulumpang, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (27/12/2025), Relawan Aceh Tangguh (RAT) menyampaikan pamitnya untuk undur diri dari lokasi terdampak tersebut. Momen tersebut menjadi semacam penutup yang refletif atas rangkaian kegiatan kemanusiaan RAT selama 3 (tiga) pekan dalam masa tanggap darurat di desa tersebut.

Koordinator Relawan Aceh Tangguh, Yulfan, mengatakan bahwa selesainya aksi kemanusiaan di Tanjung Geulumpang bukan berarti memutus tanggung jawab kemanusiaan mereka terhadap warga. Ia menegaskan, walau para relawan kemungkinan akan melanjutkan aksi kemanusiaan ke lokasi lain yang kondisinya lebih mendesak untuk ditangani, komitmen dan ikhtiar untuk kembali menjaga optimisme warga tidaklah putus.

Bacaan Lainnya

Sepanjang 21 hari, RAT bersama warga telah membersihkan dan mengaktifkan kembali masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan warga, menyediakan suplai logistik dasar, melaksanakan kegiatan psiko sosial bersama anak-anak, memperbaiki instalasi listrik masjid dengan menggunakan panel surya, memberikan pelayanan dan konsultasi kesehatan dasar, dan menggelar layanan Internet darurat menggunakan Starlink.

“Kami pamit bukan meninggalkan warga kami di sini (Desa Tanjung Geulumpang – Red), namun untuk memastikan agar daya dan upaya terbatas yang kami miliki dapat membantu saudara-saudara kita di desa lain. Insya Allah akan kembali,” ujarnya. “Kami para relawan pun berterimakasih kepada warga, sudah diberikan kesempatan untuk bergotong-royong melakukan sejumlah hal baik di desa ini,” tegasnya.

Adapun infrastruktur listrik PLN per berita ini diturunkan, masih belum aktif. Air bersih menggunakan pompa air yang menggunakan genset. Sinyal seluler masih sangat terbatas, baru ada Telkomsel dan acapkali hilang – timbul. Untuk Internet, RAT lantas menitipkan seperangkat Starlink set kepada warga guna memudahkan komunikasi.

Ruang Tawa, Edukasi, dan Harapan

Mengawali nobar, aktivitas permainan fisik yang penih gelak tawa dan melibatkan anak-anak dan orang tua dilakukan dengan sejumlah hadiah sederhana bagi peserta semisal makanan ringan dan makanan sardin dan kornet kalengan. Nobar dan permainan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengantarkan edukasi dan advokasi tentang literasi digital dasar, semacam kewaspadaan atas hoaks dan juga ajakan menjauhi judi online (judol) dan juga tentang pentingnya kesehatan dan risiko wabah campak.

Melalui aktivitas nobar ini, relawan berharap dapat meninggalkan manfaat dan makna positif serta mempererat hubungan emosional antara Relawan Aceh Tangguh dan juga dengan masyarakat Tanjung Geulumpang. Adapun film yang diputarkan adalah sejumlah film pendek karya sineas Indonesia, diawali dengan penayangkan video dokumenter berkisah perjalanan tim dari Banda Aceh hingga tiba di Tanjung Geulumpang. Video tersebut merekam berbagai beratnya tantangan yang dihadapi selama perjalanan. “Video dokumenter ini untuk mengingat kembali lika-liku perjalanan kami yang penuh rintangan, namun harapan dan semangat untuk membantu warga Tanjung Geulumpang tidak pernah pudar,” kata Yulfan.

Untuk informasi Relawan Aceh Tangguh di https://s.id/acehtangguh dan donasi bantuan, dapat menghubungi: Yulfan: +62 811-6883-917 dan Maulana: +62 821-6167-7331. (Donny Utoyo/Tim Relawan Aceh Tangguh)

#RelawanAcehTangguh #AcehTangguh #BeudohMeusaboh #BangkitBersama

Pos terkait