BANDA ACEH, INFONANGGROE – Ketua BADKO Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Aceh, Reza Hendra Putra, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pilkada Aceh 2024 yang berjalan dengan baik sejauh ini. Ia menegaskan pentingnya mengawal setiap tahapan proses Pilkada hingga pengumuman resmi oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.
Reza mengungkapkan harapannya kepada pasangan calon terpilih, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh), agar dapat membawa perubahan nyata dan menjadi teladan bagi masyarakat Aceh.
“Saya pikir, merujuk pada data sementara yang dirilis melalui Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU), dapat dikatakan bahwa Mualem-Dek Fadh adalah pemenang Pilkada Aceh 2024. Namun, kita tetap harus menunggu pengumuman resmi dari KIP Aceh,” ujar Reza, Selasa, 3 Desember 2024.
Dalam pernyataannya, Reza menekankan bahwa kemenangan dalam Pilkada bukan hanya soal meraih kekuasaan, melainkan tentang tanggung jawab besar untuk memenuhi amanah rakyat.
“Hasil Pilkada ini bukan sekadar soal posisi atau jabatan, tetapi tentang tanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita besar rakyat Aceh. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan semua pihak adalah kunci untuk menjadikan Aceh sebagai provinsi yang Islami, maju, mandiri, dan sejahtera,” jelasnya.
Reza juga menyampaikan beberapa harapan untuk kepemimpinan baru di Aceh, yaitu: Kepemimpinan yang Transparan dan Responsif terhadap kebutuhan rakyat, Perbaikan Kesejahteraan Ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup Masyarakat, Penguatan Pelayanan Publik agar mudah diakses oleh semua lapisan Masyarakat, Pelestarian Nilai-Nilai Keislaman yang menjadi identitas utama Aceh, Rekonsiliasi dan Persatuan, guna menghapus sekat-sekat perbedaan demi keharmonisan Masyarakat, Perubahan Nyata di Semua Sektor, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lainnya, dan Pemberdayaan Generasi Muda sebagai pelopor perubahan dan kemajuan.
Di akhir pernyataannya, Reza mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bersatu dalam membangun masa depan Aceh yang lebih baik.
“Mari kita tinggalkan perbedaan dan bergandengan tangan demi masa depan Aceh yang lebih baik. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan yang berarti dan menjadikan Aceh lebih maju dan bermartabat,” tutupnya.






