Kesembuhan Covid-19 Cetak Rekor, Dedy Permadi: Buah Ketaatan PPKM Darurat

Kesembuhan Covid-19 Cetak Rekor, Dedy Permadi: Buah Ketaatan PPKM Darurat
Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi (Foto: Dok. Kominfo)

JAKARTA, INFONANGGROE – Di tengah kabar duka mengenai penambahan kasus Covid-19 dan pasien meninggal, terselip sedikit berita baik. Yaitu, banyaknya pasien Corona yang bisa disembuhkan.

Sehari ini, Jumat (9/7), ada 28.975 orang yang sembuh dari Corona. Jumlah ini menjadi rekor tertinggi selama pandemi di Tanah Air. Hal ini tentu membuat senang. Apalagi, sepanjang Juli ini, pasien sembuh memang mengalami peningkatan signifikan. Totalnya, 2.023.548 orang.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi menyebut, rekor tertinggi kesembuhan yang hari ini tidak lepas dari kontribusi masyarakat yang taat dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kemampuan kita menyembuhkan lebih banyak pasien tidak terlepas dari kontribusi masyarakat yang taat peraturan, baik PPKM Darurat maupun PPKM Mikro, tenaga kesehatan yang berdedikasi tinggi, dan aparat hukum yang menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” ujar Dedy Permadi, di Jakarta, Jumat (9/7), seperti dikutip Antara.

Dedy Permadi melanjutkan, faktor pendukung lain yang mendongkrak angka kesembuhan adalah kerja sama dan perhatian negara-negara sahabat yang memasok ventilator, tabung oksigen, konsentrator oksigen, dan vaksin, baik dengan skema pembelian maupun donasi.

Dalam dua hari ke depan, rencananya Indonesia akan mendapat kiriman 3 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat melalui fasilitas Covax. Sebelumnya pemerintah juga menerima vaksin Astrazeneca dari pemerintah Jepang.

Dedy Permadi menambahkan, Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Panjaitan meminta agar alat tes seperti antigen dapat disediakan di pelabuhan-pelabuhan seperti Bakauheni, Merak, dan Ketapang. Hal ini untuk memastikan pelaku perjalanan bidang esensial dan kritikal dinyatakan sehat dan jalur distribusi bahan pokok dapat berjalan lancar.

“Selain itu, kami ingatkan juga Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kapasitas dan angka testing di wilayah yang memberlakukan PPKM Darurat maupun PPKM Mikro,” ujarnya.

Dedy Permadi mengucapkan terima kasih kepada kabupaten/kota yang sudah meningkatkan tes dengan signifikan dan mencapai target rata-rata harian yang digariskan Pemerintah. Daerah yang sudah melakukan itu adalah Buleleng, Yogyakarta, Kabupaten Gunung Kidul, Kota Cirebon, Kota Solo, Kota Magelang, dan DKI Jakarta.

“Kami yakin, kota dan kabupaten lain akan segera mengejar dan melampaui target-target yang ditetapkan,” tutup Dedy Permadi.

Pos terkait