Pangdam Iskandar Muda Tidak Peka Perasaan Rakyat Aceh

Pangdam Iskandar Muda Tidak Peka Perasaan Rakyat Aceh
Putra Rizki Pratama Ketua Gerakan Pemuda Rincong Aceh

Tanggal 5 Oktober adalah hari yang menggembirakan bagi TNI di seluruh Indonesia tidak terkecuali bagi jajaran prajurit di Aceh. Karena faktor kegembiraan merayakan hari lahir maka tercetuslah perhelatan konser musik yang dibungkus nuansa dakwah di bumi Serambi Mekkah Provinsi Aceh.

Namun, dalam momentum kegembiraan tersebut untuk TNI. Bagi masyarakat Aceh sendiri sedang berada dalam fase sedih karena sedang berduka atas wafatnya seorang ulama kharismatik di Aceh yaitu Abu Tumin (Allahuyarham). Dan juga beberapa daerah di Aceh juga sedang mengalami musibah karena dilanda banjir. Maka tindakan meluapkan kegembiraan anggota Kodam Iskandar Muda ditengah kesedihan yang sedang dirasakan oleh masyarakat Aceh tentu bukanlah bentuk prestasi yang patut diberikan apresiasi.

Ini bukan bicara soal halal-haram pelaksanaan konser musik, karena secara fiqih pun hal ini masih terdapat khilafiah diantara para ulama. Namun ini lebih kepada soal kepekaan sosial yang harusnya dimiliki oleh seorang pimpinan, apalagi Pangdam Iskandar Muda juga masuk dalam unsur Muspida Aceh.

Konon lagi, slogan “Bersama Rakyat, TNI Kuat” yang acapkali ditampilkan selama ini seolah menjadi potret paradoks bagi rakyat Aceh dalam situasi dan kondisi saat ini. Jika benar TNI ingin bersama rakyat, maka tak salah jika pimpinan Kodam Iskandar Muda mau sedikit menurunkan ego sektoral dan memahami perasaan rakyat Aceh yang masih dalam keadaan bersedih karena kehilangan Ulama besar di Aceh. Sehingga tidak menimbulkan kesan ingin menciderai perasaan rakyat Aceh.

Kemampuan dan kepekaan melihat sentimen yang sedang berkembang di tengah masyarakat Aceh tentu tidak menjadi harapan yang semu. Karena kita percaya dan yakin, bahwa di struktural Kodam Iskandar Muda pun memiliki beberapa prajurit yang berasal dan asli orang Aceh. Seharusnya bisa memberikan masukan secara baik dan bijak untuk pimpinan di Kodam Iskandar Muda sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam mengambil tindakan.

Semoga kedepan TNI khususnya jajaran Kodam Iskandar Muda dapat lebih memahami kondisi dan situasi perasaan masyarakat Aceh.  Kita berharap TNI selalu bersama rakyat dan yang memiliki kepekaan sosial yang baik

Penulis : Putra Rizki Pratama Ketua Gerakan Pemuda Rincong Aceh

Rubrik      : Opini

Pos terkait