Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Kisruh internal pengurus Palang Merah Indonesia ( PMI) Kota Banda Aceh dengan tersebarnya berita penjualan darah di beberapa media telah membuat kegaduhan dan merendahnya kepercayaan terhadap PMI itu sendiri.
Kita sangat menyayangkan terhadap sikap pengurus yang tidak mengutamakan penyelesaian secara internal sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO), hal ini disampaikan Musiarifsyah Putra, M.Pd kepada media ini, Jumat, 13 Mei 2022.
Musiarif yang juga relawan PMI mengatakan seharusnya permasalahan ini jangan sampai tersebar di masyarakat, dinamika organisasi itu perlu disikapi sebagai semangat berserikat, bukan sebuah ancaman, jadi kalau ada permasalahan, ya selesaikanlah secara internal, dan kalaupun tidak ditemukan titik temu masih bisa diminta fasilitasi ditingkat provinsi bahkan sampai ke PMI Pusat apabila perlu bantuan penyelesaian.
Eksistensi PMI sebagai organisasi kemanusiaan sudah terbukti di masyarakat, dan terbukti sampai sekarang masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada PMI, baik dari segi penyaluran bantuan dan pengelolaan darah. Maka dengan itu kita berharap kepada pengurus tidak berpolitik dalam kegiatan kemanusiaan. “utamakan kemaslahatan umat, dari pada kepentingan pribadi”, ucap Pembina PMR di MAN 4 Aceh Besar ini.






