BANDA ACEH, INFONANGGROE.com – Paska penetapan Nova Iriansyah sebagai gubernur Aceh definitif pada 5 November 2020 lalu, Tim Pemenangan Irwandi-Nova Kabupaten Aceh Besar berharap, diisi oleh kader PNA dengan persetujuan mantan Gubernur Irwandi Yusuf. Hal ini disampaikan Sekretaris Irwandi Center dan TIARA Aceh Besar Shiamusyamsi pada media Infonanggroe.com. Selasa, 11 November 2020.
“PNA merupakan partai pencetus koalisi pengusung pasangan Cagub-Cawagub Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada 2017 lalu, Atas kehendak Allah SWT disertai usaha dan kerja sama partai koalisi yaitu PNA, Demokrat, PDA, PKB, PDIP serta Relawan Irwandi-Nova di setiap kabupaten/kota, sehingga mengantarkan pasangan nomor urut 6 ke tampuk pimpinan,” sebutnya.
Baca juga:
PNA Bagi Sembako Untuk Masyarakat Kurang Mampu Terdampak Covid-19
Ia menambahkan, Hal ini juga tidak terlepas dari peran penting sosok Irwandi Yusuf yang pernah melahirkan program-program pro-rakyat saat beliau menjabat gubernur sebelumnya, sebagai penghargaan dan penghormatan terhadap mantan Gubernur Aceh bapak Irwandi Yusuf yang notabene adalah pimpinan PNA yang saat ini tersandung masalah hukum. Sudah sepatutnya dan sangat beretika jika posisi wakil gubernur diduduki oleh kader PNA dengan rekomendasi dari beliau Irwandi Yusuf, dalam mewujudkan cita-cita Aceh Hebat yang telah beliau cetuskan.
“Di sisi lain calon dari PNA juga memiliki peluang besar di DPRA mengingat partai tersebut tergabung KAB, yakni koalisi yang lebih dominan sehingga memungkinkan proses di Parlemen Aceh berjalan baik nantinya,” ujar Syamsi.
Lanjutnya, Beberapa partai koalisi sudah mempersiapkan nama untuk diajukan sebagai cawagub, hal tersebut memang tidak ada salahnya secara aturan yang berlaku. Meskipun secara logika politik hal tersebut sah-sah saja, namun secara etika politik untuk sikap finalnya mungkin perlu mempertimbangkan hal-hal lain sehingga menghasilkan kesepakatan yang bermarwah, arif dan bijaksana serta mengakomodir semua kepentingan.
Baca juga:
Sah, Samsul Bahri Menjadi Ketua Umum DPP PNA
“Jika wagub yang akan mendampingi pak Nova nantinya dari PNA atas rekomendasi bapak Irwandi Yusuf, kami atas nama Tim Irwandi Aceh Rayeuk (TIARA) serta mungkin juga mewakili kabuapaten lainnya yang sependapat, merasa telah terakomodir dan terwakili aspirasi kami. Mengingat selama bapak Irwandi Yusuf tidak lagi menjabat, kami sebagai tim pemenangan di kabupaten/kota seperti tidak pernah ada. Jangankan untuk akses, untuk menjalin silaturrahmi saja sudah tidak bisa,” katanya.
“Bagi PNA sendiri, hal ini merupakan momentum yang tepat untuk berbenah, baik internal maupun eksternal. Sehingga kedepannya lebih focus dalam membangun organisasi dan berkonstribusi dalam membangun Aceh kedepan,” ucap Syamsi lagi.
Harapan dan atau pandangan ini kami sampaikan dengan pemahaman dan keterbatasan analisa kami sendiri, tidak ada maksud menyanjung sebagian dan merendahkan sebagian yang lain. Semoga kebijaksanaan dan kearifan mengiringi setiap sikap dan keputusan pemangku kebijakan, hingga dengannya melahirkan keputusan yang bermartabat dan hebat. Harap Syamsi.






