Kunker Anggota DPRK Pidie ke Alue Bobot

SIGLI, INFONANGGROE.com – Anggota DPRK Pidie yang sekaligus Ketua DPS PA Mahfuddin Ismail, S.Pd.I, M.A.P melakukan kunjungan kerja ke Alue Buboet kawasan perkebunan rakyat kecamatan Glumpang Tiga, Jum’at (05/7/19).

Kunjungan ini bertujuan selain melihat secara langsung kondisi jembatan pasca pembangunan dan pengerasan yang menghabiskan anggaran lebih kurang 1,8 M. Dan juga melihat kondisi kebun – kebun rakyat didaerah ini.

“Ada banyak kebun masyarakat yang dulunya aktif bertani disini, tapi dalam beberapa tahun terakhir ini mereka tidak berkebun lagi. Karena selain jauh di tempat tinggalnya juga di sebabkan oleh kurangnya infrastruktur pendukung di daerah ini. Baik jalan yang apa adanya sekalian juga gunungnya terjal maupun harus melintasi sungai-sungai kecil ( Baca Aceh : Leung),” ucapnya.

Ia menambahkan, “Hal ini menyebabkan para petani kewalahan dan akhirnya ya kebun mereka di terlantarkan. Merespon persoaalan aspirasi masyarakal pekebun. Di tahun 2017 perwakilan mereka menjumpai saya untuk mengusulkan jembatan dan pengerasan jalan tersebut agar memudahkan aktivitas mereka disini. Kedepan mereka (pekebun) berkomitment membuka kembali lahan perkebunan disana”.

Mahfuddin mengatakan kepada media Infonanggroe.com “Apapun tantangannya, tahun anggaran Pidie 2018 program masyarakat ini wajib saya perjuangkan. Sebagai Anggota Badan Anggaran di DPRK Pidie, saya berjuang keras agar aspirasi masyarakat di masukkan dalam APBA pos Alokasi Otsus Pidie. Yang memang tahun 2018 DOKA kembali menjadi hak kewenangan Pemerintah Aceh,” sebutnya.

Pada akhir tahun 2018 pembangunan jembatan penghubung serta pengerasaan jalan telah dikerjakan. Mahfuddin bahagia sebagai Wakilah Rakyat, ketika mampu memperjuangkan Aspirasi Masyarakat. Terutama masyarakat petani pekebun Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya dikenal dengan lumbungnya Kakao (coklat) di Aceh.

Walaupun belum sempurna, “kami Mohon do’a dan dukungan dari masyarakat Pidie dan Pijay agar ke depan kami bisa memperjuangkan pengaspalan jalan pekebun di daerah ini. Untuk memudahkan akses dan meningkatkan perekonomian masyarakat Pidie dan Pijay. Perkiraan Mahfuddin jalan (Paya Raoh Glumpang Tiga s/d Panton Limeng Bandar Baru) ini lebih kurang 12 kilometer.

“Kedepan coba saya komunikasikan dengan anggota DPRA khususnya Fraksi Partai Aceh agar kami bisa sama-sama mencari solusi terhadap persoalan ini. Mengingat masih sangat banyak membutuhkan anggaran untuk jalan ini. Kalau hitungan per 1 (satu) kilometer menghabiskan anggaran 2 milyar, berarti ya lebih kurang 24 milyar akan menghabiskan anggaran ke sini,” tutupnya.

Rubrik      : News

Pos terkait