Sepeda Motor Keuchik di Aceh Utara Dibawa Kabur Maling, Begini Kronologinya

  • Whatsapp

ACEH UTARA – Sepeda motor dinas Jufri Abdurrahman Keuchik Alue Rambe, Kecamatan Kuta Makmur. Aceh Utara jenis Honda Supra 125 nomor polisi BL 2419 KC pada Minggu (22/11/2020) malam, dibawa kabur maling.

Sepeda motor tersebut dicuri seorang pria di depan klinik praktik bidan desa Rahmi, kawasan Gampong Ceumpeudak, Kecamatan Kuta Makmur, sekitar pukul 18.40 WIB.

Baca juga:
Laka Tunggal di Aceh Utara, Sopir dan 5 Penumpang Masuk Rumah Sakit

“Saat itu saya berada di Balai Pengajian Darul Quran di Desa Ceumeucet Kecamatan Kuta Makmur,” ujar Jufri, Senin (23/11/2020).

Jufri saat itu berada di Balai Pengajian tersebut untuk keperluan pemasangan instalasi listrik ke dayah tersebut oleh petugas, karena belum ada arus listrik.

“Tiba-tiba istri saya menghubungi untuk mengabari anak kami yang masih bayi sedang sakit,” ujar Jufri.

Lalu, ia meminta istrinya Raden Ajeng Sartika untuk segera membawa ke klinik bidan desa di Desa Cempeudak yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Alue Rambe. Saat berangkat, Raden mengajak anaknya yang lain, Mahira (11).

“Saat berada di dalam klinik karena sedang menunggu bidan pulang, istri saya meminta Mahira untuk mengambil handphone di bagasi sepeda motor,” ujar Jufri.

Baca juga:
Makam Pahlawan Tjoet Nya’ Meutia Memprihatikan Luput dari Perhatian Pemkab Aceh Utara

Namun, Mahira lupa mengambil kunci kontak di sepmor tersebut yang diparkir depan klinik.

Setelah Mahira menyerahkan HP ke ibunya, sempat melihat seorang duduk di atas sepmor. Namun, Mahira mengira pria tersebut adalah warga sekitar. “Anak saya juga mengabari ke ibunya ada pria yang duduk di jok sepmor,” ungkap Jufri.

Dalam waktu bersamaan ketika Raden keluar dari klinik untuk melihat Sepmor dan mengambil kunci, pria itu langsung tancap gas ke arah Keude Buloh Blang Ara. “Istri saya sempat berteriak maling, sehingga mengundang perhatian warga,” cerita Jufri.

Baca juga:
Gadis di Aceh Utara Laporkan Ayah dan Ibu Tirinya ke Polisi

Kemudian warga juga langsung mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motor. Namun, pelaku berhasil menghilangkan jejak. “Setelah dikabari kemudian saya langsung mengumumkan di grup WhatsApp Keuchik Kuta Makmur,” katanya.

Sehingga kalau pelaku melintasi salah satu desa di Kuta Makmur tersebut dapat dibantu amankan warga. “Tapi keuchik dan warga tak juga menemukan pelaku melaku, kemungkinan melintasi jalan lain,” pungkas Jufri.

Rubrik       : Kriminal
Editor       : Jufry Ijup

Pos terkait