Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam, Harga 3 BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Naik Hari Ini

Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam, Harga 3 BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Naik Hari Ini
Ilustrasi BBM. (SHUTTERSTOCK/ANDRI WAHYUDI)

INFONANGGROE.COM – Bulan September dibuka dengan kabar yang menuntut penyesuaian kantong bagi para pemilik kendaraan. Tepat di hari pertama bulan ini, masyarakat harus bersiap mengencangkan ikat pinggang karena PT Pertamina Patra Niaga resmi mengerek naik harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi secara signifikan.

Langkah yang mulai berlaku efektif pada 1 September 2026 pukul 00.00 WIB ini secara khusus akan berdampak langsung pada pengeluaran para pengguna Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Bacaan Lainnya

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga ini mengacu pada formula ketat yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga,” kata Kitty dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Kompas, Senin (31/8/2026).

Formula penentuan harga tersebut dihitung dengan mempertimbangkan sejumlah indikator makro ekonomi yang dinamis. Beberapa faktor utamanya meliputi pergerakan harga minyak mentah dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah, beban pajak, hingga upaya menjaga keseimbangan dengan daya beli masyarakat.

Lantas, seberapa besar beban tambahan yang harus dibayar konsumen di SPBU saat ini? Berikut adalah rincian penyesuaian harga ketiga jenis BBM tersebut:

Pertamax Turbo (RON 98)
Harga bahan bakar beroktan tinggi ini merangkak naik sebesar Rp 1.300 atau sekitar 7,1 persen. Dari yang sebelumnya dipatok di angka Rp 18.300, kini menjadi Rp 19.600 per liter.

Dexlite
Lonjakan harga yang sangat terasa dialami oleh pengguna bahan bakar diesel ini. Harganya melompat tajam sebesar Rp 4.000 atau sekitar 20,3 persen, dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter.

Pertamina Dex
Sejalan dengan Dexlite, harga Pertamina Dex juga mengalami kenaikan drastis sebesar Rp 4.050 (19,1 persen). Pengguna kini harus membayar Rp 25.200 per liter, dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp 21.150.

Di tengah lonjakan angka pada dispenser SPBU, manajemen Pertamina memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan mengendurkan komitmen perusahaan terhadap standar mutu. Pertamina menegaskan kualitas produk dan pelayanan prima kepada konsumen tetap menjadi prioritas utama.

Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dengan membeli BBM sesuai kebutuhan harian serta memastikan produk yang dipilih selaras dengan spesifikasi mesin kendaraan. Bagi konsumen yang membutuhkan informasi lebih detail mengenai harga di wilayahnya, layanan Pertamina Contact Center di nomor 135 dan situs resmi perusahaan siap diakses kapan saja.

Pos terkait