INFONANGGROE.COM – Pemerintah Jepang resmi mengerahkan bantuan besar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Sebanyak 600 personel Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Disaster Relief Self-Defense Forces Unit/JDR-JSDF) bersama tiga helikopter angkut berat CH-47 Chinook akan diterjunkan guna memperkuat operasi pemadaman dari udara.
Dikutip dari jektv, berdasarkan rilis resmi Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan Jepang pada Jumat (28/8/2026), seluruh personel dan armada helikopter akan diberangkatkan menggunakan kapal militer JS Kunisaki setelah seluruh persiapan selesai dilakukan.
Pengerahan bantuan tersebut merupakan keputusan langsung Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi sebagai respons kemanusiaan sekaligus implementasi kerja sama penanggulangan bencana antara Indonesia dan Jepang yang telah disepakati sejak Mei 2026.
Dalam operasi nanti, tiga helikopter CH-47 Chinook akan digunakan untuk mendukung pemadaman melalui metode water bombing. Setiap helikopter dilengkapi Bambi Bucket yang mampu mengangkut hingga 5.000 liter air dalam sekali penerbangan, sehingga diharapkan dapat menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh tim pemadam di darat.
Pengerahan bantuan internasional ini dilakukan di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Dampak asap yang ditimbulkan bahkan telah melintasi batas negara hingga mencapai Malaysia dan Brunei Darussalam. Di Sarawak, Malaysia, ratusan sekolah dilaporkan sempat ditutup akibat memburuknya kualitas udara.






