INFONANGGROE.COM – Selma Blair mengungkap dampak besar yang dialaminya setelah komentar bernada anti-Islam yang ditulisnya di media sosial pada Februari 2024 menuai kecaman. Aktris Cruel Intentions itu mengatakan, berbagai pihak yang selama ini bekerja dengannya pergi dalam waktu singkat hingga membuat kariernya di Hollywood ikut terdampak.
Hal tersebut disampaikan Selma dalam acara State of the Arts yang digelar Anti-Defamation League di The Jewish Museum. Dalam kesempatan itu, perempuan 54 tahun tersebut mengenang bagaimana kontroversi tersebut memengaruhi pekerjaan sekaligus hubungan pribadinya.
Kontroversi bermula ketika Selma memberikan komentar pada video yang dibagikan Abraham Hamra, pengungsi Yahudi asal Suriah, di tengah perang Israel-Hamas. Dalam unggahannya, Selma menyinggung umat Muslim dengan pernyataan yang kemudian dianggap bernada anti-Islam.
“Deportasi semua preman pendukung teroris ini. Islam telah menghancurkan negara-negara Muslim, lalu mereka datang ke sini dan merusak pola pikir orang. Mereka tahu bahwa mereka adalah pembohong. Pembenaran yang menyimpang. Semoga mereka menuai akibat dari perbuatan mereka,” tulis Selma Blair, dikutip dari detik.
Komentar tersebut kemudian dihapus setelah mendapat banyak kecaman. Namun, dampaknya terhadap karier Selma tidak berhenti di sana. Agensi CAA yang sebelumnya menangani pekerjaannya juga meninggalkannya.
Mengingat kembali masa tersebut, Selma menggambarkan bagaimana berbagai hubungan profesional yang telah dibangunnya bertahun-tahun ikut berakhir.
“Brand-brand yang bekerja sama denganku pergi dalam waktu sehari. Beberapa kerjasama yang telah aku bangun selama bertahun-tahun pun dihentikan.”
Tak hanya itu, sejumlah orang yang selama ini menjadi bagian dari tim profesionalnya juga pergi. Selma menyebut satu per satu pihak yang meninggalkannya.
“Agensiku pergi. Pengacaraku pergi. Humasku pergi. Agen buku pergi. Humas buku pergi. Manajer media sosialku pergi. Ibu baptis putraku pun pergi, sahabat baikku,” katanya dilansir The Hollywood Reporter.
Menurut Selma, kontroversi tersebut juga membuat hubungan pertemanannya di industri hiburan berubah. Bahkan, seorang manajer yang telah dianggapnya sebagai teman selama 30 tahun turut meninggalkannya.
“Dan tentu saja, manajer yang aku anggap teman selama 30 tahun dan juga seorang Yahudi pun ikut pergi. Aku masih tidak tahu apa yang ada di benak mereka semua. Tidak ada satu pun yang membalas teleponku,”
Selma kembali menyampaikan permintaan maaf atas komentar tersebut. Ia menegaskan bahwa permintaan maaf itu disampaikan dengan sungguh-sungguh.
“Komentar itu menyinggung perasaan orang lain dan aku langsung meminta maaf. Tanpa syarat, tanpa embel-embel tersembunyi. Aku bersungguh-sungguh saat itu dan aku tetap bersungguh-sungguh sekarang, aku membiarkan komentar itu tetap ada, karena komentar itu bukanlah inti dari ceritanya.”
Meski mengaku telah kembali mendapatkan pekerjaan, Selma mengatakan pengalaman tersebut tetap meninggalkan bekas. Ia kini menyebut memiliki tim kecil yang kembali mendukungnya.
“Aku sekarang memiliki tim yang akan aku ajak berjalan melewati api. Ini kecil dan ini adalah timku. Aku ingin kalian mengetahuinya sebelum aku memberi tahu kalian bagian yang tidak lebih baik. Bahwa itu meninggalkan bekas,” ujarnya.
Selma kini telah menyelesaikan sejumlah proyek, termasuk satu episode serial Criminal Minds yang segera tayang. Ia juga membintangi film drama bertema perang Israel-Hamas berjudul Stay Forte.
Sebelumnya, setelah menghapus komentarnya, Selma meminta maaf dan mengakui bahwa dirinya keliru karena menyamakan Muslim dengan Islam radikal dan fundamentalis.
“Teman-teman Muslimku lah yang membantu mendidik dan menunjukkan jalan kepadaku. Aku berkomitmen untuk meneruskan cinta dan pengertian mereka. Kita tidak bisa membiarkan ketidaktahuan dan kemarahan menjadi kejatuhan kita,”
Sebagai penutup, Selma menegaskan komitmennya untuk memilih toleransi dan perdamaian.
“Aku akan melakukan dengan lebih baik,” kata Selma.






