Sampel Inti Formasi Mirip Kapal di Turki Mulai Diambil, Benarkah Terkait Bahtera Nabi Nuh?

Sampel Inti Formasi Mirip Kapal di Turki Mulai Diambil, Benarkah Terkait Bahtera Nabi Nuh?
Formasi Durupinar di Turki (Instagram/@noaharkscans)

INFONANGGROE.COM – Sebuah formasi batuan berbentuk kapal di Turki kembali menjadi perhatian setelah kelompok pakar internasional mulai mengambil sampel dari bagian dalam struktur tersebut. Formasi Durupinar yang memiliki panjang sekitar 157 meter itu selama puluhan tahun dikaitkan dengan dugaan keberadaan sisa-sisa bahtera Nabi Nuh.

Sampel yang diambil dari kedalaman hampir 18 meter kini akan menjalani penelitian lebih lanjut. Para peneliti ingin mengetahui apakah struktur tersebut benar-benar terbentuk melalui proses alamiah atau justru memiliki bagian tertentu yang menunjukkan adanya struktur buatan manusia.

Bacaan Lainnya

Penelitian ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari arkeolog, pakar geologi, serta pakar ilmu tanah. Mereka tergabung dalam Noah’s Ark Scans, organisasi penelitian dan eksplorasi yang berbasis di California dan didirikan oleh peneliti asal Amerika, Andrew Jones.

Pengambilan sampel tersebut dilakukan untuk menguji kembali penjelasan yang selama ini menyebut Formasi Durupinar sebagai batuan alami. Noah’s Ark Scans mengatakan terdapat sejumlah pertanyaan yang masih ingin mereka jawab melalui penelitian terhadap bagian dalam formasi tersebut.

“Selama beberapa dekade, kaum skeptis memiliki satu jawaban sederhana untuk Formasi Durupinar yang berbentuk seperti kapal itu: formasi tersebut hanyalah bongkahan padat batuan alami,” demikian pernyataan Noah’s Ark Scans pada Rabu (23/9), dikutip dari detiknews.

Melalui pengambilan sampel inti, tim peneliti kemudian berupaya melihat apakah formasi tersebut benar-benar hanya terdiri atas satu massa batuan atau memiliki susunan internal yang berbeda. Mereka juga ingin mengetahui posisi batuan dasar di bawah formasi serta bagaimana struktur batuan itu berlanjut hingga ke lembah di sekitarnya.

“Misinya jelas: menguji kebenaran penjelasan mengenai ‘batuan padat’ tersebut. Apakah formasi itu merupakan satu massa batu alam yang homogen? Apakah terdapat struktur internal di dalamnya? Di manakah letak batuan dasar yang sebenarnya di bawah formasi tersebut — dan bagaimana kelanjutan batuan dasar itu di lembah sekitarnya,” imbuh pernyataan tersebut.

Hasil pengeboran sebelumnya juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam penelitian tersebut. Jones menyebut tim belum menemukan batuan dasar maupun batu kapur padat dari lubang-lubang yang telah dibuat di dalam Formasi Durupinar.

“Belum ada batuan dasar atau batu kapur padat yang teridentifikasi dalam lubang-lubang yang dibor di dalam formasi tersebut,” sebut Jones.

Pos terkait