Pantai Lampuuk Ditutup Sementara Selama Ramadhan, Ini Alasannya

Pantai Lampuuk Ditutup Sementara Selama Ramadhan, Ini Alasannya
Bermain jetski ada sensasi tersendiri bagi traveler sambil menikmati pesona wisata Pantai Lampuuk di Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Foto: Abdul Hadi/acehkini

ACEH BESAR, INFONANGGROE.COM – Pengelola Kawasan Wisata Pantai Lampuuk resmi menutup seluruh aktivitas wisata selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Penutupan ini berlaku mulai Rabu, 19 Februari 2026 hingga Senin, 23 Maret 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah masyarakat di wilayah Kemukiman Lampuuk.

Pengurus Kawasan Wisata Pantai Lampuuk, Khairuddin Togar, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini merupakan bagian dari pelaksanaan aturan adat yang telah ditetapkan dalam Qanun Mukim Lampuuk. Menurutnya, selama bulan Ramadhan, seluruh elemen masyarakat sepakat untuk membatasi aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah.

Bacaan Lainnya

“Kemukiman Lampuuk menjalankan aturan adat yang sudah diberlakukan melalui Qanun Mukim. Penutupan ini adalah hasil mufakat bersama demi memberikan kenyamanan kepada warga dalam menjalankan ibadah secara khusyuk,” ujar Togar, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, Mukim Lampuuk dikenal memiliki struktur adat yang lengkap dan aktif dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal. Struktur tersebut meliputi imeum mukim, tuha peut mukim, keujruen blang, pawang glee, panglima laôt, petua seuneubok, petua sambinoe, hingga haria peukan, yang seluruhnya berperan dalam pengambilan keputusan adat di wilayah tersebut.

Togar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya wisatawan yang telah merencanakan kegiatan berbuka puasa atau agenda lainnya di Pantai Lampuuk selama Ramadhan. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil semata-mata untuk menghormati tatanan adat dan menjaga ketenangan ibadah warga.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat yang sudah menyusun agenda berbuka puasa di Pantai Lampuuk. Selama Ramadhan, aktivitas wisata belum bisa dilaksanakan. Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap susunan adat di Kemukiman Lampuuk,” tutupnya.

Pos terkait