ACEH BESAR – Di Lampuuk, tempat Jambo Turki berdiri sebagai ruang kebersamaan dan kegiatan budaya, akan digelar Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud cinta dan syukur kepada Rasulullah SAW. Acara ini menjadi momen pertama bagi Jambo Turki memperingati Maulid dengan melibatkan masyarakat secara terbuka, menghadirkan suasana religius yang berpadu dengan nilai kebudayaan dan keindahan alam sekitar.
Diselenggarakan di bawah naungan Yayasan Lingkar Projusticia, acara ini menjadi peringatan Maulid perdana yang menggabungkan syiar keagamaan, seni tradisi, dan keindahan alam.
Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk merenungi kembali ajaran Rasulullah SAW sebagai panduan dalam menjaga hubungan antara manusia, alam, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Puncak acara akan menampilkan Grup Rapai Shalawat Zawiyah Nurun Nabi pimpinan Tgk. Jamhuri Ramli, SQ., M.A., yang akan membawakan lantunan shalawat dengan iringan rapai khas Aceh.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin hadir. Mari kita hidupkan malam penuh berkah ini dengan shalawat, dzikir, sebagai wujud cinta kepada Allah dan RasuNya dalam suasana yang hangat dan khidmat,” ajak Mulizar, Ketua Panitia Pelaksana.
Kegiatan ini juga dibantu oleh relawan dari berbagai unsur, seperti mahasiswa, pemuda, dan kaum ibu-ibu yang ikut berperan aktif dalam pelaksanaannya. Tutup Mulizar.
Peluncuran Sekolah Adat Sri Musim
Dalam rangkaian acara ini, juga akan diluncurkan Sekolah Adat Sri Musim , sebuah inisiatif pendidikan kebudayaan yang ditujukan untuk generasi muda Aceh. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, melainkan ruang dialog lintas generasi untuk memahami adat, sejarah lokal, dan nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan masyarakat.
“Kita tidak ingin adat hanya berhenti sebagai mitos atau kisah masa lalu. Sekolah Adat Sri Musim hadir untuk menghidupkan kembali kesadaran tentang pranata adat, tata ruang, hukum, dan nilai-nilai luhur,” tegas Yulfan, Inisiator Sekolah Adat Sri Musim sekaligus Ketua Yayasan Lingkar Projusticia.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Yayasan Lingkar Projusticia dalam mengintegrasikan pendidikan, kebudayaan, dan advokasi sosial, sehingga tradisi Aceh dapat terus hidup, tumbuh, dan menjadi sumber kekuatan spiritual bagi masyarakat modern.
Acara dirancang dengan konsep yang memadukan keasrian alam dan kesederhanaan estetika. Suasana rustic dan bohemian akan membingkai malam Maulid dengan lampu gantung, jerami, dan bambu, menghadirkan nuansa hangat dan menenangkan.
“Kami ingin menciptakan pengalaman spiritual yang berbeda , di mana keindahan alam menjadi latar perenungan, dan setiap embusan angin membawa kita untuk lebih dekat dengan makna kelahiran Nabi,” tutur Mulizan, menegaskan filosofi di balik konsep acara.
Informasi Acara
Acara ini akan digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025, ba’da Isya, bertempat di Jambo Turki, Lampuuk. Puncak acara akan menampilkan Grup Rapai Shalawat Zawiyah Nurun Nabi pimpinan Tgk. Jamhuri Ramli, SQ., M.A.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, sehingga seluruh masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan suasana penuh berkah tersebut.
“Kehadiran masyarakat menjadi bagian dari doa bersama yang kami harapkan. Semoga dengan lantunan shalawat dan rasa cinta kepada Nabi, Allah SWT menurunkan berkah dan syafaat bagi kita semua,” tutup Yulfan dengan penuh harap.






