Jemaah Haji Asal Langsa Wafat di Madinah, Tiga Lainnya Masih Dirawat

Jemaah Haji Asal Langsa Wafat di Madinah, Tiga Lainnya Masih Dirawat

BANDA ACEH, INFONANGGROE – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Aceh, Nawawi bin Muhamad Amin (62), wafat di Madinah pada Selasa malam, 15 Juli 2025.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa informasi tersebut diperoleh dari tim Kantor Urusan Haji (KUH) di Madinah, yang diwakili oleh Ahmad Hasidin.

Bacaan Lainnya

“Kita doakan semoga almarhum diampuni segala dosanya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan ketabahan,” ujar Azhari.

Nawawi diketahui merupakan warga Kota Langsa yang berangkat ke Arab Saudi dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-07 pada 24 Mei 2025. Ia tergabung bersama 392 jemaah lain dari Aceh Tamiang, Aceh Barat, Kota Langsa, dan Sabang. Kloter ini telah kembali ke Tanah Air pada 4 Juli lalu, namun Nawawi tidak turut pulang karena tengah dirawat di rumah sakit.

Ia sempat dirujuk dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, ke RS Mouwasat pada 3 Juli, hanya sehari sebelum jadwal kepulangan kloternya. Nawawi kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut pada pukul 21.57 Waktu Arab Saudi. Dari keterangan medis, almarhum diduga mengidap ILD (penyakit paru interstisial), infeksi sepsis, MODS (sindrom disfungsi multi-organ), serta sindrom Stevens-Johnson.

Selain Nawawi, Azhari menyampaikan bahwa hingga saat ini masih ada empat jemaah haji asal Aceh yang tertinggal di Arab Saudi. Tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Madinah, yakni RS King Fahd, RS Mouwasat, dan RS King Salman.

Satu jemaah lainnya, Ibu Nadian dari Aceh Utara, sebelumnya sempat dirawat di RS King Abdullah dan kini telah dipindahkan ke Kantor Urusan Haji di Makkah. Ia tengah menunggu jadwal pemulangan ke Tanah Air.

“Kita harap kondisi para jemaah yang masih dirawat segera membaik, agar mereka bisa segera berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Azhari.

Pos terkait