BANDA ACEH, INFONANGGROE – Proses pemulangan jemaah haji asal Aceh terus berlangsung secara bertahap. Hingga Sabtu, 5 Juli 2025, sebanyak 3.126 jemaah dilaporkan telah kembali ke tanah air melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Drs. Azhari M.Si, menyampaikan bahwa hingga kini sudah delapan kloter yang mendarat di Aceh. “Alhamdulillah, sejauh ini proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya kepada wartawan.
Masih ada empat kloter jemaah asal Aceh yang saat ini berada di Madinah dan dijadwalkan pulang secara bertahap dalam beberapa hari ke depan. “Kita doakan para jemaah yang masih di tanah suci dalam keadaan sehat dan bisa segera berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman,” kata Azhari.
Pada Sabtu pagi, Kloter 8 yang membawa 389 jemaah tiba di Bandara SIM pukul 09.10 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia BTJ-08. Rombongan ini terdiri dari 380 jemaah asal Kabupaten Pidie dan dua orang dari Aceh Timur.
Sebelumnya, Kloter 8 diberangkatkan ke Tanah Suci dengan jumlah 392 orang. Namun, saat kepulangan tercatat tiga orang tidak ikut dalam penerbangan.
Dua jemaah dilaporkan wafat di Arab Saudi, yakni Rusli Sulaiman (62 tahun) dan Nurhayati Mahmud (66 tahun), keduanya berasal dari Pidie. Rusli meninggal pada 26 Mei 2025 di Makkah, sementara Nurhayati wafat pada 11 Juni 2025, juga di Makkah.
Satu jemaah lainnya, Maryam binti Teungku Nanggroe, dipindahkan ke Kloter 3 dan telah lebih dulu kembali ke Aceh.
Azhari menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi agar seluruh proses pemulangan jemaah berjalan lancar hingga seluruh kloter tiba dengan selamat. “Kami berharap semuanya dapat kembali dengan sehat dan penuh kebahagiaan,” tutupnya.






