ACEH TAMIANG – Tim Aceh Paradise berhasil mencapai puncak Gunung Segama, titik tertinggi di Kabupaten Aceh Tamiang yang berada di kawasan Pegunungan Tamiang Hulu. Gunung ini memiliki ketinggian 1.965 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Ekspedisi dimulai pada 12 Juni 2025 dan berlangsung selama delapan hari. Tim menempuh jalur sejauh 26 kilometer dengan medan berat yang dipenuhi vegetasi rapat serta kabut tebal yang membatasi jarak pandang hingga hanya 15–20 meter.
Tim ekspedisi beranggotakan lima orang, dipimpin oleh Joko Susilo (24) selaku navigator dan leader. Ia didampingi oleh Putri Malik (29) sebagai asisten navigator, Rizal Fakri (25) dan Yasir Fikram (24) sebagai tebaster, serta Aiyub (30) yang bertugas di bidang perlengkapan dan logistik. Sesuai prosedur operasional Aceh Paradise, ekspedisi ini juga didukung oleh tim posko yang dikoordinir oleh Arga dan Mualim Stany dari Official Aceh Paradise.
Puncak Gunung Segama akhirnya dicapai pada Senin, 16 Juni 2025 pukul 15.38 WIB. Di puncak, tim menemukan sebuah pilar beton peninggalan era kolonial Belanda yang masih utuh, dibangun pada 1930-an sebagai bagian dari proyek pemetaan wilayah. Pilar tersebut memiliki kode registrasi “S-214”.
Tak hanya mendaki, tim Aceh Paradise juga melakukan pendataan flora dan fauna di kawasan hutan Segama. Mereka mencatat vegetasi dominan berupa kawat pakis, rotan, dan pohon damar, yang menunjukkan tingginya keanekaragaman hayati di wilayah ini.
Ketua tim, Joko Susilo, menyatakan bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal pencapaian fisik, melainkan juga bagian dari upaya mengenalkan keindahan alam Aceh sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi.
“Gunung Segama menyimpan keindahan dan tantangan yang luar biasa. Kami berharap ekspedisi ini turut mendorong pelestarian lingkungan dan menjadi data awal untuk konservasi alam di Aceh Tamiang,” ujar Joko.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor, kepala desa, Polsek setempat, serta masyarakat yang telah menyambut tim dengan hangat.






