Aceh Besar, INFONANGGROE.com – Madrasah Inovasi MIN 20 Aceh Besar dalam menyambut tahun ajaran 2022/2023 bekali guru ekspet digitalisasi dalam kegiatan sosialisasi madrasah digital bertempat di ruang guru MIN 20 Aceh Besar, Tungkob, 20 Juni 2022.
Hadir sebagai pemateri sosialisasi Sub Koordinator pendidik dan tenaga kependidikan Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Mariani, S.Ag, M Pd,. Komite Madrasah dan peserta sosialisasi seluruh guru MIN 20 Aceh Besar.
Mariani, S.Ag, M.Pd dalam materinya menyampaikan tantangan pembelajaran abad 21 adalah guru wajib dan mampu menguasai digitalisasi, guru harus siap dengan tantangan tersebut, karena guru mempersiapkan siswa menguasai teknologi digital.
“untuk siswa dapat menguasai digitalisasi sehingga dapat bersaing dan bersanding maka terlebih dahulu gurunya ekspet digitalisasi” ucap Mariani.
Hasil capaian pembelajaran abad 21 melahirkan siswa yang berpikir kritis, pemecahan masalah, kreatif dan inovatif, siswa juga mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dalam setiap interaksi baik didalam dan di luar ruang belajar. Jelas Mariani.
capaian tersebut juga tidak terlepas dari 3 komponen utama pendidikan anak, yaitu madrasah, guru, dan orang tua. Madrasah dalam hal ini dapat memfasilitasi dan menyediakan media pembelajaran berbasis digital, Guru mentransfer pengetahuan kepada anak juga dengan menggunakan media digital, sedangkan orang tua mendukung penuh setiap kegiatan pendidikan anak, kata Mariani.
Mariani juga memberikan tip sukses pembelajaran abad 21, seorang guru harus memiliki semangat dan didikasi tinggi dalam bekerja, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Apabila kesemua aspek tersebut ada maka pembelajaran akan sukses, dan anak juga akan berhasil serta berprestasi.
Hal senada juga disampaikan kepala MIN 20 Aceh Besar Adriah, S.Ag, MA,. kita berharap semua guru mampu menguasai digitalisasi, dan mampu menggunakannya dalam pembelajaran. Setiap kelas sudah kita sediakan proyektor infokus,dan juga fasilitas internet diruang labcom.
“Guru harus siap dengan era digitalisasi, maka setiap guru perlu meningkatkan kompetensi melalui kegiatan KKG atau belajar mandiri. Intinya guru tidak boleh tertinggal dan alasan tidak bisa, karena peserta didik dituntut harus bisa menguasai digitalisasi”, ucap Adriah.
Kegiatan sosialisasi hari ini dapat menjadi perubahan serta motivasi guru terutama dalam proses pembelajaran menggunakan media digital, kalau semua guru mengajar berbasis IT, dan siswa mampu menguasainya, maka kegiatan literasi siswa sudah menggunakan media digital, tidak lagi menulis dengan tangan, tutur Adriah.






