Dua Perusak Mobil Ketua Mahkamah Syariah Meulaboh Ditangkap

  • Whatsapp

MEULABOH – Dua orang diduga pelaku pengrusakan kantor dan mobil dinas ketua Mahkamah Syariah Meulaboh, Aceh Barat dibekuk polisi. kedua pelaku melakukan pengrusakan pada 30 November 2020 lalu.

Kedua pelaku merupakan warga Gampong Alue Krueng, Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya dengan inisial SK (28) dan SM (36).

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Meureubo Ipda Vitra Ramadani mengatakan setelah Panitera Mahkamah Syariah Meulaboh membuat laporan, kedua pelaku melarikan diri sampai akhirnya berhasil ditangkap.

Baca juga:
Dokter Aceh Jaya yang Kedapatan Serumah Dengan Pria Beristri Dilaporkan ke KASN

“Pelaku SK ditangkap di SPBU Suak Raya, Aceh Barat pada tanggal 4 Desember lalu saat hendak pulang ke Teunom. Sementara pelaku SM ditangkap tiga hari setelahnya di Gampong Alue Krueng Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya,” ucap Ipda Vitra Ramadani, Rabu 9 Desember 2020.

Menurut polisi keduanya melakukan pengrusakan karena tidak terima dengan hasil putusan sidang yang menyatakan bahwa mereka tidak bisa dimasukan ke dalam ahli waris dari keluarga istri pertama ayahnya. Sedangkan pelaku merupakan anak dari istri kedua ayahnya.

Baca juga:
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kasus Pelecehan Seksual Yang Di Lakukan Oleh Oknum Keuchik Di Aceh Jaya

Setelah putusan dibacakan, keduanya langsung emosi dan menghancurkan kaca jendela kantor dengan menggunakan batu dan meja kantor. Sedangkan mobil dinas kantor Pengadilan Mahkamah Syariah Meulaboh dirusak dengan menggunakan sebilah kayu. Setelah melakukan aksinya, keduanya langsung melarikan diri.

“Akibat perbuatannya, tersangka SM dan SK disangkakan melanggar Pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun enam bulan,” pungkas Ipda Vitra Ramadani.

Rubrik       : Hukum
Sumber    : anteroaceh.com

Pos terkait