INFONANGGROE.COM – Polisi pastikan situasi setelah pelaksanaan zikir di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh tetap terkendali dan kondusif. Sempat juga terjadi kericuhan antara aparat keamanan dan massa pengibar bulan bintang.
“pelaksanaan zikir pada hari peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman telah selesai. Walaupun sempat terjadi kericuhan saat acara zikir, situasi dapat segera dikendalikan dan tetap kondusif,” ujar kabid humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, Sabtu (18/8.2026).
Menurut Joko, kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama TNI-Polri dan seluruh pihak, terutama masyarakat. Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang turut membantu meredam situasi sehingga keadaan dapat kembali terkendali.
Hingga malam ini, tim gabungan masih berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“TNI-Polri juga akan melaksanakan patroli rutin yang ditingkatkan dan akan terus hadir bersama masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Aceh. Ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengambil peran dalam menjaga kondisi Aceh agar tetap aman dan kondusif,” papar Joko.
Mantan Kapolresta Banda Aceh juga mengajak seluruh masyarakat aceh untuk terus menjagaa suasana damai yang telah terbangun. peringatan Hari Damai Aceh, kata dia, hendaknya menjadi pengingat akan pentingnya merawat perdamaian melalui kebersamaan, saling menghormati, serta menjaga ketertiban di tengah masyarakat.
“Perdamaian adalah milik kita bersama. Mari kita rawat dengan menjaga persatuan, menghormati sesama, dan bersama-sama menciptakan Aceh yang damai serta kondusif,” jelasnya.






