INFONANGGROE.COM – Kasus video mesum sesama lelaki berjudul A Day in My Life yang diperankan dua pria berinisial MR (27) dan MA (24) kembali mengungkap fakta baru. Setelah ditangkap polisi, keduanya menjalani pemeriksaan kesehatan dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka mengidap HIV.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah polisi menangkap kedua tersangka. Keduanya kemudian dibawa ke bagian kesehatan untuk menjalani pengecekan kondisi medis.
“Setelah mereka dilakukan upaya paksa berupa penangkapan, kemudian tim kita membawa ke bagian kesehatan untuk dilakukan pengecekan terhadap keduanya, dan keduanya dinyatakan mengidap HIV,” kata Anggi kepada wartawan, Senin (21/9/2026), dikutip dari detiknews.
Penangkapan terhadap MR dan MA dilakukan polisi di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Anggi menyebut keduanya diamankan pada malam hari di kawasan tersebut.
“Pada saat diamankan di malam hari itu di daerah Kebon Jeruk, ya. Di daerah Kebon Jeruk di Jakarta Barat,” katanya.
Selain mengungkap hasil pemeriksaan kesehatan, polisi juga mendalami cara kedua tersangka menyebarkan sekaligus menjual video tersebut. Konten itu tidak hanya disebarkan melalui media sosial, tetapi juga dikomersialkan dengan sistem akses berbayar.
Menurut Anggi, calon pembeli harus membayar sejumlah uang untuk dapat masuk ke komunitas atau grup yang menyediakan video tersebut.
“Disebar ke platform social media, dikomersilkan kurang lebihnya untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo kepada wartawan di Bogor, Senin (21/9).
Sistem penjualan tersebut menggunakan akses khusus. Artinya, video hanya dapat dilihat oleh orang yang telah membayar biaya yang ditentukan untuk memperoleh akses ke platform media sosial eksklusif tersebut.
“(Bayar Rp 150 ribu) per akses. Jadi mereka itu kan konsepnya adalah membuat di salah satu platform social media yang sifatnya eksklusif, hanya dapat diakses ketika dia (pembeli) mentransfer atau membayar biaya aksesnya,” kata Anggi.






