INFONANGGROE.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan wisata Kampung Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 22.00 WITA tersebut menghanguskan sekitar 120 rumah warga, dan kini penyebab pasti kobaran api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kampung Adat Sade merupakan ruang hidup suku Sasak yang telah dipertahankan secara turun-temurun. Pemukiman ini dikenal dengan bangunan khas beratap jerami, berdinding anyaman bambu, serta berlantai tanah liat yang dipadukan dengan kotoran kerbau dan abu jerami. Kerentanan material bangunan ini membuat api dengan cepat merambat ke permukiman sekitarnya.
Proses pemadaman dilakukan secara intensif tak lama setelah api berkobar. Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengonfirmasi bahwa penanganan langsung dilakukan di lokasi kejadian guna mengamankan para penghuni. “Kejadian kebakaran sekitar pukul 22.00 Wita. Saya sedang di TKP,” ujar Lalu Winakse, dikutip dari antara.
Musibah yang terjadi saat warga sedang tidur pulas ini menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Salah seorang warga, Amaq Imi, mengungkapkan bahwa kobaran api muncul secara mendadak sehingga tidak ada barang berharga yang sempat diselamatkan, mulai dari kain tenun khas, uang, hingga telepon genggam. Warga kini sangat mengharapkan ulur tangan dan bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan darurat mereka.






