Geger! Pekerja Bangunan di Belgia Temukan Emas Ratusan Miliar di Bekas Pabrik Bir

Geger! Pekerja Bangunan di Belgia Temukan Emas Ratusan Miliar di Bekas Pabrik Bir
Pekerja konstruksi di Belgia temukan emas saat bikin saluran pembuangan. Foto: Facebook/Lokale Politie Dendermonde

INFONANGGROE.COM – Pekerja kontruksi di Belgia menemukan batangan emas bernilai US$ 10,4 juta atau Rp 185,6 miliar (kurs Rp 17.854), saat sedang menggali area di bawah bekas pabrik bir untuk membangun saluran pembuangan baru.

Insiden ini terjadi di kawasan Sint-Gillis-Dendermonde, wilayah Flandria dekat Brussels. Temuan tersebut berawal dari para pekerja tengah membongkar bagian fondasi untuk memasang pipa. Di tengah proses penggalian, salah satu pekerja bernama Kobe melihat benda berkilauan yang awalnya ia kira hanya sekedar uang koin Euro biasa.

Bacaan Lainnya

“Reaksi pertama kami sebenarnya terkejut. Tentu saja, kami tidak pernah mengira akan menemukan emas,” ungkap Kobe kepada VRT News, dikutip dari Foxnews.

Sensasi luar biasa juga dirasakan oleh pemimpin proyek, Mario. ia menceritakan bagaimana suasana proyek mendadak riuh saat pekerja berteriak ketika menyadari apa yang mereka temukan. Mario langsung memeriksa lokasi, memegang langsung emas tersebut, dan menyaksikan koin demi koin terus tergali dari tanah sebelumnya akhirnya menghubungi polisi dan atasannya.

Meskipun memegang batangan dan koin emas bernilai jutaan dolar, para pekerja tidak bisa membawanya pulang. Sesuai regulasi yang berlaku di Belgia, kepemilikan emas tersebut berada di tangan pemilik sah yang diberi tenggat waktu hingga 5 tahun untuk mengajukan klaim. Mario sendiri mengaku tidak pernah berfikir untuk mengantongi temuan emas tersebut karena jumlah yang sangat banyak dan tindakan itu jelas melanggar hukum.

Saat itu seluruh batangan dan koin emas tersebut telah diamankan di brankas milik pemerintah federal dengan pengawalan yang ketat. Menariknya, lahan tempat di temukannya emas tersebut merupakan milik sebuah lembaga kesejahteraan masyarakat lokal. Pihak organisasi pun berharap temuan berharga ini kelak bisa dialokasikan untuk mendanai berbagai program sosial bagi warga Flandria.

Pos terkait