INFONANGGROE.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren kenaikan pada rata-rata harga daging sapi di pekan pertama bulan Agustus 2026. Tercatat, harga komoditas pangan ini mengalami peningkatan sebesar 0,54% jika dibandingkan dengan periode Juli 2026, dan posisinya kini telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP).
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa harga rata-rata nasional untuk daging sapi pada awal Agustus ini sudah mencapai level Rp143.737 per kilogram (kg).
“Bahkan di minggu pertama bulan Agustus itu per kilogramnya menyentuh Rp 143.737 per kilogram,” jelas Amalia dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (10/8/2026), dikutip dari detikfinance.
Lebih lanjut, Amalia menyoroti bahwa lonjakan harga ini turut diiringi oleh kenaikan Indeks Perubahan Harga (IPH) yang tersebar di 56 kabupaten/kota. Ia menegaskan bahwa tren harga nasional saat ini sudah melewati batas patokan kewajaran sehingga membutuhkan atensi lebih dari pemerintah.
Sebagai gambaran tingginya lonjakan di daerah, Amalia membeberkan beberapa contoh kasus. Di Kabupaten Kubu Raya, rata-rata harga daging sapi meroket hingga Rp165.000 per kg, atau sekitar 17,86% lebih tinggi dari HAP. Sementara itu, kondisi yang lebih ekstrem terjadi di Kabupaten Melawi, di mana harga komoditas tersebut menembus angka Rp180.000 per kg, melambung 28,6% di atas harga acuan.






