SACHSENRING – Pembalap andalan Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, tetap optimistis menatap seri MotoGP Jerman 2026 akhir pekan ini (10-12 Juli 2026). Meski kondisi fisiknya belum pulih total, pembalap berjuluk The Baby Alien itu enggan mengibarkan bendera putih di sirkuit kekuasaannya.
Marquez mengaku dirinya harus realistis. Operasi ganda akibat patah tulang kaki dan cedera bahu pada Mei lalu membuat mantan penunggang motor Gresini tersebut belum mampu tampil 100 persen di barisan depan.
“Di Assen, saya sudah tahu sejak awal harus menahan diri dan menderita. Namun, saya masih bisa mengendalikan situasi dan membawa pulang poin penting untuk kejuaraan,” ujar Marquez mengutip laporan Crash, Kamis (9/7/2026).
Kendati fisik belum bugar, Sachsenring menyajikan skenario berbeda. Pembalap asal Spanyol ini sudah hafal luar kepala setiap jengkal sirkuit di Jerman tersebut. Rekor fantastis 12 kemenangan di sana bahkan membuatnya ditakuti dan mendapat julukan Sachsenkönig atau Raja Sachsenring.
“Dari sisi fisik saya pasti kesulitan, tetapi tata letak (layout) sirkuit ini tidak begitu menguras energi. Saya yakin bisa menempel ketat di belakang para pembalap tercepat,” tegasnya.
Secara teknis, Sachsenring merupakan lintasan paling unik sekaligus terpendek dalam kalender MotoGP dengan panjang hanya 3,671 kilometer. Menariknya, sirkuit ini memiliki arah putaran berlawanan jarum jam (anti-clockwise).
Dari total 13 tikungan yang tersedia, Sachsenring didominasi oleh 10 tikungan kiri dan hanya memiliki 3 tikungan kanan. Karakter dominan tikungan kiri inilah yang menjadi keuntungan mekanis bagi Marquez, karena tidak akan mengeksploitasi dan menguras kekuatan lengan kanannya yang belum pulih total.






