BANDA ACEH – Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh berhasil membongkar keberadaan ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare di kawasan pegunungan Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (1/7/2026).
Pgs. Pasi Intel Kodim 0101/KBA, Kapten Ctp Zairul, memimpin langsung operasi perburuan ini bersama delapan personel. Langkah taktis ini diambil setelah jajaran Koramil 06/Indrapuri menerima laporan matang mengenai aktivitas penanaman tumbuhan terlarang tersebut.
Informasi awal sebenarnya sudah ditiupkan oleh masyarakat melalui Babinsa setempat sejak 20 Mei 2026. Menanggapi info tersebut, Babinsa bergerak melakukan pengecekan awal pada 28 Juni 2026 dan menemukan indikasi kuat adanya hamparan ladang ganja dalam skala besar.
Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini menjadi bukti keseriusan TNI merespons aduan warga.
“Penemuan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Kodim 0101/Kota Banda Aceh berkomitmen penuh memberantas peredaran dan penanaman narkotika di wilayah binaan demi melindungi generasi bangsa,” ujar Faurizal.
Diberi Pupuk Mutiara, Pemilik Ladang Misterius
Saat menyisir lokasi pada pukul 10.30 WIB, petugas mendapati ribuan batang ganja berukuran tinggi 100 hingga 150 sentimeter tumbuh subur. Tak jauh dari tanaman, tim juga menemukan 10 bungkus plastik bekas pupuk Mutiara NPK 16-16-16 yang diduga kuat sengaja digunakan pelaku untuk merawat tanaman haram tersebut.
Perjalanan menuju titik lokasi pun tidak mudah. Skuad Kodim harus berkendara hingga batas jalur roda empat, sebelum akhirnya terpaksa berjalan kaki mendaki gunung sejauh 500 meter untuk mencapai area ladang.
Sayangnya, petugas tidak menemukan pemilik lahan maupun aktivitas warga di sekitar lokasi selama pemeriksaan. Kuat dugaan, pelaku sengaja memanfaatkan area tersembunyi di pegunungan tersebut agar tidak terendus aparat hukum.
Pihak Kodim 0101/Kota Banda Aceh menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kemitraan yang solid antara aparat teritorial dan warga sekitar. Ke depan, TNI berjanji akan terus memperketat pengawasan wilayah guna menyapu bersih berbagai aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat.






