Pulihkan Jalur Logistik Aceh, 5 Jembatan Rampung Juli, 14 Lainnya Menyusul

Pulihkan Jalur Logistik Aceh, 5 Jembatan Rampung Juli, 14 Lainnya Menyusul
Foto: Dok. Kemendagri

BANDA ACEH, INFONANGGROE.COM – Pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi Aceh terus dikebut. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memproyeksikan lima jembatan permanen strategis di kawasan tersebut selesai dibangun dan mulai berfungsi pada Juli 2026.

Kelima infrastruktur vital tersebut meliputi Jembatan Krueng Tingkeum (Bireuen), Krueng Meureudu, Ulee Langa, Lawe Mengkudu I, dan Pantai Dona. Proyek ini merupakan bagian dari program percepatan rehabilitasi nasional menyusul bencana hidrometeorologi yang melanda pada akhir November 2025 lalu.

Bacaan Lainnya

Salah satu titik yang menunjukkan deviasi progres positif adalah Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen. Per 19 Mei 2026, proyek jembatan rangka baja ini sudah menyentuh angka 51 persen.

Saat ini, sebagian material girder baja sudah berada di lokasi. Tim di lapangan bersiap melakukan tahap erection (pemasangan) girder dari abutmen satu ke pilar satu.

PPK 1.3 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Isnanda, memastikan bahwa seluruh proses konstruksi masih berjalan on track.

“Dalam waktu dekat kami akan memulai proses erection girder baja. Ini adalah tahapan krusial dalam penyelesaian struktur jembatan,” jelas Isnanda, Sabtu (23/5/2026).

Isnanda menambahkan, jembatan permanen ini nantinya akan menggantikan jembatan Bailey (jembatan darurat) yang selama ini kerap membutuhkan perbaikan. Langkah ini diharapkan bisa mendongkrak aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di jalur nasional barat-timur Aceh, sekaligus melancarkan arus logistik.

Selain lima jembatan yang ditargetkan rampung bulan Juli nanti, pemerintah juga tengah merehabilitasi 14 jembatan permanen lainnya di Aceh—seperti Jembatan Lumut, Teupin Mane, hingga Gampong Salah Sirong Jaya. Seluruh proyek sekunder ini ditargetkan selesai serentak pada Desember 2026.

Pos terkait