BANDA ACEH – Ketua Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Aceh, Mawardi Nur, menyatakan dukungannya kepada Rahayu Saraswati untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) TIDAR. Pernyataan ini disampaikan menyusul mendekatnya masa akhir kepemimpinan Rahayu Saraswati periode 2022–2025.
Dalam keterangannya, Mawardi menilai kepemimpinan Rahayu Saraswati selama hampir tiga tahun terakhir telah memberikan dampak positif terhadap penguatan organisasi, termasuk di tingkat daerah.
“Di bawah kepemimpinan Mbak Saras, TIDAR menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik secara kelembagaan maupun dalam upaya mendorong partisipasi pemuda dalam kehidupan berbangsa dan berpolitik. Kami di Aceh melihat ada kesinambungan visi yang perlu dilanjutkan,” ujar Mawardi Nur, Selasa (15/4).
Ia juga menyebutkan bahwa komunikasi antara pengurus pusat dan daerah berjalan cukup baik selama periode ini, yang menurutnya menjadi salah satu kunci dalam menjaga soliditas organisasi.
“Beliau cukup terbuka terhadap aspirasi daerah. Kami merasa didengar dan dilibatkan, dan itu penting dalam membangun organisasi yang sehat,” tambahnya.
Keberhasilan Rahayu Saraswati dalam membangun sinergi nasional serta memperkuat peran pemuda di berbagai daerah menjadi alasan utama atas dukungan tersebut. PD TIDAR Aceh juga menilai bahwa konsistensi, visi, dan dedikasi Rahayu Saraswati sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan organisasi ke depan.
TIDAR merupakan organisasi sayap kepemudaan Partai Gerindra yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan kaderisasi dan pengembangan kepemimpinan pemuda. Pemilihan Ketua Umum PP TIDAR atau Kongres TIDAR dijadwalkan akan berlangsung mulai dari 19 April-17 Mei 2025.






