KONSER COLDPLAY yang akan di selenggarakan di Jakarta pada November 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) mendatang menjadi pemicu pro dan kontra. Yang mendukung kehadiran band berasal dari Inggris ini adalah penggemar tanah air yang akan memanfaatkan momentum perdana mereka dan juga mendapat dukungan dari Menparekraf Sandiaga Uno beliau akan menjadikan konser ini sebagai wisata internasional agar ekonomi di Indonesia mendapatkan perubahan dengan kehadiran wisata ini. Kemudian ada Menkopolhukam bapak mahfud MD juga mendukung pergelaran musik internasional ini yang nantinya akan diawasi oleh aparat keamanan ketika acara konser ini berlangsung. Pengawasan diatur agar penonton tetap tertib menyaksikan konser tersebut. Namun ternyata ada pihak yang tidak menyetujui coldplay konser di Indonesia yaitu persaudaraan Novel Bamukmin seorang wakil jendral persaudaraan alumni PA 212. Penolakan dan pendukungan ini pasti adanya penyebab pergelaran konser coldplay di Indonesia Nah, Apa penyebab sehingga kehadiran Konser coldplay menjadi pemicu pro dan kontra di tanah air ?
Coldplay sebuah band yang terbentuk sejak tahun 1997 yang berasal dari Inggris . Band ini beranggotakan Chris Martin berperan sebagai vokalis, Jonny Buckland sebagai gitaris, Guy Berryman sebagai basis, Will Champion sebagai drummer dan perkusionis, dan Phil Harvey sebagai pengarah kreatif. Mereka dikenal dari penampilan setiap acara konser yang menggugah para fans nya. Sehingga band ini memiliki ribuan penggemar yang selalu mengikuti setiap lagu yang diciptakan.
Namun, mengingat peminat lagu coldplay di Indonesia terhitung sangat besar hingga Indonesia masuk ke kategori dalam empat besar pendengar terbanyak sedunia di platform spotify. Band ini membuat konser perdana mereka melihat peminat lagu miliknya cukup tinggi, yang kemudian dipertentangkan oleh Persaudaraan Alumni, PA 212 yang diwakilkan oleh Novel Bamukmin terhadap kehadiran para vokalis band ini. Alasan yang diungkapkan oleh novel terkait konser coldplay adalah band ini mendukung kaum LGBT yang sangat bertentangan dengan pancasila. Pancasila merupakan landasan ideologi negara Indonesia yang tentunya sangat bertentangan terhadap norma dan nilai – nilai terkandung dalam pancasila yang menjunjung adat istiadat, sehingga jika ada yang mendukung maka harus dijauhkan. Penyakit LGBT harus diperhatikan terutama bagi anak muda agar tidak mudah dipengaruhi oleh budaya barat yang dapat merusak moral maupun akhlak generasi bangsa yang sudah seharusnya dijaga oleh Negaranya.
Sebenarnya coldplay ini tidak sembarangan bisa konser karena mereka punya standar terhadap negara yang dikunjungi. Mereka tidak ingin kedatangan mereka justru menjadi permasalahan untuk negara itu termasuk Indonesia. Alasannya permasalahan lingkungan di Indonesia yang cukup banyak mulai dari penyebaran sampah plastik di mana – mana dan polusi udara cukup buruk, selain itu mereka menginginkan agar konser ini dapat memberikan manfaat kepada penggemar tetapi melihat Indonesia masih ada konflik di setiap daerah, masalah selanjutnya kedatangan band ini beriringan dengan perencanaan kampanye di stadion yang bisa mempersulit kedatangan band tersebut, kemudian kebanyakan konser yang digelar menimbulkan keributan antar penonton bahkan manajemen konser masih belum maksimal. Hal tersebut menjadi pertimbangan bagi band itu sendiri.
Apalagi Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah perdana tampil yang tentunya paling ditunggu oleh penggemar mereka melihat bahwa band ini sulit untuk konser di Indonesia. Para fans berharap besar agar konser ini tetap berjalan. Mereka berkeinginan menghadiri secara langsung melihat band coldplay ini tampil di hadapannya. Penggemar coldplay beranggapan bahwa mereka tidak melihat dari sisi latar belakang band tersebut namun mereka hanya ingin mendapatkan hiburan bersama idolanya. Menkopolhukam Mahfud MD ternyata juga menjaminkan bahwa pada saat konser ini diselenggarakan dipastikan seluruh aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan masyarakat yang ikut serta dalam konser itu agar terhindar kericuhan dari kelompok yang tidak menyetujui konser tersebut.
Namun dengan demikian, konser ini juga diberlangsungkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno beliau mendukung band ini yang akan menjadikan sebagai wisata internasional sebagai tujuan agar Indonesia mendapatkan perubahan ekonomi. Konser ini pastinya didatangi oleh wisatawan mancanegara yang menjadi bagian utama bagi Indonesia. Dengan adanya konser ini maka lapangan kerja di Indonesia memiliki perkembangan dengan dapat memanfaatkan potensi sumber daya lokal mengingat Indonesia sedang mengalami masa penyembuhan pendapatan perekonomian pasca pandemi covid-19. Perubahan ekonomi di Indonesia bisa saja berubah apabila negara ini menjadi produser bukan hanya sebagai konsumen saja yang hanya menikmati proses pengolahan dari negara luar tetapi, bisa menciptakan suatu produk yang kemudian diekspor ke luar negeri tujuannya untuk mengurangi permasalahan pendapatan ekonomi di Indonesia. Jika Indonesia masih terus berperan sebagai konsumen akan berdampak pada produk lokal yang mulai tidak diminati oleh masyarakat Indonesia. Nah, apabila konser ini dapat dimanfaatkan sebagai lapangan pekerjaan pastinya masyarakat terhindar dari kekurangan peluang pekerjaan. Dengan begitu, masyarakat lebih leluasa dalam mengembangkan keahlian terutama para pengusaha souvenir yang akan lebih mudah bergerak mempromosi produk lokal seperti makanan khas daerah maupun model unik lainnya. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kreativitas produk lokal ekonomi kreatif.
Setelah penulis melihat permasalahan tersebut. Maka penulis menyadari bahwa perlu dipertimbangkan lagi bagi pihak – pihak yang pro dan kontra terhadap pergelaran konser ini. walaupun konser ini mendukung LGBT yang tentunya sudah menentang ideologi negara Indonesia. Namun selama ada kerjasama kesepakatan dan perjanjian antara pemerintah Indonesia dan inggris maka konser ini dapat diselenggarakan tanpa ada pelanggaran dari hasil kesepakatan kedua belah pihak. Pertemuan tersebut membahas mengenai hal yang tidak boleh dilakukan selama konser berlangsung. Artinya hal yang akan dapat menjadi permasalahan baru bagi Indonesia seperti tidak memperbolehkan mengibarkan bendera LGBT selama konser berlangsung. Jika pihak grup band melanggar maka pemerintah Indonesia dapat menolak pergelaran konser coldplay ini. Setelah itu, mengingat konser ini diadakan perdana di Indonesia apabila dilihat dari manfaatnya lebih banyak karena secara nasional kehadiran konser ini justru dapat menaikkan taraf pendapatan masyarakat setelah mengalami kesulitan pasca covid. Maka pemerintah indonesia perlu melibatkan unsur kepemerintahan dan persiapan yang prima sehingga pergelaran konser dapat terlaksana dengan baik.
Dari paparan diatas kita dapat mengambil pelajaran penting bahwa pelaksanaan konser coldplay masih menjadi sorotan publik, dibalik latar belakang permasalahan coldplay ini yang mendukung LGBT. Tentu saja menimbulkan berbagai alasan penerimaan dan penolakan dari konser perdana ini. Selain adanya penerimaan dan penolakan, konser ini juga memiliki judul menarik “Music of the Spheres World Tour” yang mampu memberikan energi positif dan ramah lingkungan untuk Negara Indonesia. Dengan demikian, hal ini tentu saja dapat mendorong dan meningkatkan pendapatan ekonomi Indonesia yang stabil. (*)
Oleh : Hasnani Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN AR- Raniry.






