Jernang Warga Transmigrasi Lataling Simeulue Di Eksport Ke Cina

Simeuleu, INFONANGGROE.com – Nimbil Cibro yang berasal dari subulussalam rela mengadu nasib menjadi warga transmigrasi di desa Lataling Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue Provinsi Aceh sebagai petani Jernang.

Bermodal kegigihan karena melihat tanaman rotan  tumbuh subur hampir di seluruh simeulue, Nimbil  yakin bahwa jernang yang merupakan jenis tanaman yang sama dengan rotan dapat tumbuh subur di daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

Setelah 3 tahun akhirnya Nimbil sukses melakukan panen pertama dan berhasil memanen jernang sekitar 19 kg, dengan harga buah jernang grade A saat ini bisa mencapai 260rb/kg. Meski tidak melakukan eksport langsung, hasil panen Nimbil diterima oleh exportir ke china dari belawan dan buah hasil panen dari lokasi transmigrasi lataling sesuai kualitas ekspor dan dapat di terima dengan baik oleh eksportir di belawan Medan.

Kepada awak media ini Nimbil mengatakan memang bagus sekali jernang disini dan sangat cocok, makanya saya berani menanam dan 3 tahun sudah panen, tapi jualnya agak susah.

“memang tokenya sulit disini bang, ya alhamdulillah kemarin ada pelatihan di lokasi trans lataling oleh Dinas Transmigrasi dan Ketenaga Kerjaan Provinsi saya titip ke salah satu instruktur kami Bapak Muntazar untuk di jualkan ke teman beliau yang eksportir jernang itu di medan”, ucap Nimbil. Selasa, 4 Oktober 2022. 

Koordinator pelatihan dari Disnakermobduk Aceh Erwin Goultom saat dimintai keterangan  mengatakan lokasi transmigrasi di seluruh Aceh memang butuh perhatian semua pihak, mereka berjuang di setiap pelosok untuk memunculkan sentra ekonomi baru.

“alhamdulillah ada salah satu hasil binaan desa kami yang sudah di terima dan masuk spek untuk di ekspor ke china”, ucap Erwin.

Pos terkait