ACEH TENGGARA, INFONANGGROE.com – Mengabdi di daerah terpencil tidak patah semangat Dika Tri Andani, M.Pd guru SMAN 1 Leuser Aceh Tenggara mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, ia berhasil menjadi jaWAra Internet Sehat 2022 mewakili Aceh.
Pada saat momen seleksi JaWAra Internet Sehat 2022 secara daring yang diselenggarakan ICT Watch bekerjasama dengan WhatsApp Dika menceritakan tentang maraknya cyberbullying yang sering terjadi pada anak dan remaja di Aceh.
“Cyberbullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami atau dilakukan melalui dunia internet dengan bantuan teknologi. Cyberbullying kerap terjadi di sosial media terutama WhatsApp dan Facebook, seperti mengunggah gambar atau video untuk mempermalukan orang lain, mengirim pesan yang mengejek serta menyebarkan rumor,” ujar Dika yang juga sebagai Ketua Relawan TIK Aceh Tenggara, Senin (13/6/2022).
Lanjutnya, kurang pemahaman orang tua dalam menjaga anak saat menggunakan gawainya untuk akses internet serta tidak tahu pentingnya data privasi dijaga salah satu sebab terjadinya Cyberbullying di sosial media.
“Orang tua perlu mengawasi anak dalam penggunaan internet sehari-hari dan memberikan pemahaman bagi anak tentang data pribadi yang tidak boleh disebar di internet, serta kita perlu berhati-hati saat berkomunikasi dengan orang yang tidak di kenal di internet dan mengajarkan sanak saudara kita untuk bijak dalam berinternet,” tuturnya.
Usai ia terpilih sebagai JaWAra Internet Dika mempunyai beberapa gagasan untuk literasi digital kabupaten/kota di Aceh.
“Semoga pemangku pemerintah dan stakeholder dapat mengapresiasi serta mendukung gagasannya untuk mewujudkan Aceh Carong dalam bingkai literasi digital,” tutupnya.






